SuaraKaltim.id - Rekaman musik disjoki (DJ) dan suara anjing jadi suara speaker lampu merah alias lampu lalu lintas di Jalan Meratus, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Peristiwa itu bahkan viral di media sosial (Medsos) pada Minggu (24/4/2022) malam.
Dalam video viral itu, memperlihatkan sejumlah pengendara motor tengah berhenti di lampu merah. Saat lampu berwarna merah, terdengar suara musik DJ dan suara gonggongan anjing. Alih-alih berisikan imbauan keselamatan, untuk para pengendara maupun mengingatkan protokol kesehatan (Prokes) di masa pendemi.
“Benar dari rumah saya terdengar sekali suaranya, kira-kira sekitar pagi sampai siang terdengar musik tidak seperti biasanya,” ungkap Joko, warga yang rumahnya berjarak dua rumah dari lampu lalu lintas tersebut, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Senin (25/4/2022).
Ia membeberkan, suara tersebut baru saja terdengar hari ini. Dirinya mengira kalau itu adalah suara musik yang diputar oleh pengamen di lampu merah.
Baca Juga: Kronologi Pria di Batam Ngamuk Bawa Parang dalam Masjid Gegara Suara Toa
“Saya di dalam rumah saja, jadi gak ada liat cuma saya kira itu iseng-iseng saja suara dari pengamen-pengamen sini kan,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Febry Ghara Utama memberikan tanggapan. Ia menerangkan, suara tersebut bukan berasal dari control room Area Traffic Control System (ATCS). Melainkan, diduga telah diretas atau diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
“Suara tersebut bukan berasal dari kontrol room dan diduga diretas atau diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut pihaknya langsung melakukan kroscek di lapangan dan di control room. Ia mengatakan, ada dugaan akses jaringan telah diretas dan kemudian akses jaringan tersebut langsung diputus oleh pihaknya.
“Saat itu juga langsung dikroscek temen-temen di cc room dan di lapangan, dan saat itu juga akses jaringan kita putus, supaya tidak bisa diakses lagi,” ungkapnya.
Baca Juga: Terganggu Suara Toa, Pria di Batam Datangi Masjid-Ancam Jamaah Pakai Parang
Ia mengatakan, saat ini kondisi semua lampu lalu lintas di persimpangan yang ada di Kota Banjarmasin masih berfungsi dengan baik. Namun, pihaknya masih harus mempelajari dan berkoordinasi dengan pimpinan untuk tindakan selanjutnya.
“Saat ini kondisi semua simpang yamg ada di Kota Banjarmasin masih berfungsi dengan baik. Rekan-rekan control room Area Traffic Control System (ATCS) masih memantau lalu lintas di tiap persimpangan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Profil Nourah Sheivirah, Ibu Sambung Teuku Rassya yang Protes Volume Toa Masjid
-
Suaranya Diprotes Ibu Tiri Teuku Rassya, Ini Aturan Penggunaan Toa Masjid
-
Jakarta Tanpa Lampu Merah? Ini Dia 4 Inovasi yang Bisa Diterapkan
-
Dharma Pongrekun Dinyinyiri Karena Usulan Teknologi Tanpa Lampu Merah untuk Atasi Kemacetan, Padahal Bisa Lho!
-
Ingin Jakarta Bebas Lampu Merah, Dharma Pongrekun Bangun Overpass dan Underpass dalam 7 Hari
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN