SuaraKaltim.id - Sepekan jelang lebaran, Pemerintah kembali menetapkan PPKM Level 3 untuk Balikpapan. Demikian disampaikan Wali Kota Rahmad Mas’ud.
“Informasinya Balikpapan kembali level 3,” ujarnya kepada awak media, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (26/4/2022).
Meski begitu, ia menyatakan, sejauh ini belum melakukan pembatasan ketat aktivitas masyarakat di Kota Minyak. Sejauh ini, ia masih menyampaikan imbauan terkait taat protokol kesehatan (prokes) saja.
“Ya kita membatasi bagaimana ya, kita tidak melarang tapi mengimbau saja kepada masyarakat,” ucapnya.
Pihaknya aktif mengingatkan masyarakat bahwa penularan Covid-19 masih terjadi. Meskipun angkanya masih kecil, yakni 3 kasus baru pada Senin (25/4/2022) kemarin.
“Bahwa covid-19 ini belum selesai sepenuhnya, ya kalau kita tidak jaga diri kita, tidak prokes,” sebutnya.
Sejauh ini juga belum dilakukan penyekatan jalan. Namun ada beberapa Posko yang didirikan di sejumlah titik. “Posko-posko mudik lebaran kan ada, di dalam kotra juga ada,” imbuhnya.
Pihaknya juga masih menunggu surat edaran Pemerintah terkait pembatasan masyarakat pada lebaran, pasca PPKM di Kota Balikpapan ditetapkan menjadi level 3.
“Kita imbauan saja (patuhi prokes),” tandasnya.
Baca Juga: Harga Bawang Merah, Bawang Putih dan Cabai Melonjak di Pasar Slipi Jelang Lebaran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan