SuaraKaltim.id - Wali Kota Samarinda Andi Harun, menyatakan tak ada larangan bagi masyarakat yang berkeinginan melakukan mudik lebaran 2022, khususnya kepada masyarakat Kota Tepian.
Namun demikian, ditegaskan orang nomor satu di Samarinda itu agar warga tak lupa selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama perjalanan. Mengingat penularan virus Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.
"Mudik diperbolehkan, tapi dengan sangat pemerintah memohon untuk memperhatikan protokol kesehatan," ucapnya, melanisr dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu (1/5/2022).
Tak hanya berlaku bagi masyarakat, mudik juga diperbolehkan bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Asalkan, sebut Andi Harun, tak menggunakan fasilitas pemerintah seperti misalnya kendaraan dinas.
Selain itu, Andi Harun mengingatkan bahwa pada 9 Mei 2022 merupakan jadwal para ASN kembali bertugas. Ia pun meminta ASN untuk menjaga kedisiplinan
"Masuk kantor tepat pada waktunya dan saya yakin teman-teman ASN juga akan taat ada aturan tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan