SuaraKaltim.id - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) berjanji bakal segera mengevaluasi menu makanan dari program rantang kasih yang disorot dewan. Rencananya, para Kelompok Swadaya Masyarakat penyalur makanan akan dikumpulkan pekan depan untuk evaluasi.
Kepala Dissos-PM Bontang Bahtiar Mabe mengatakan, sebelumnya sudah pernah menegur seluruh KSM penyalur makanan agar memperhatikan kualitas makanannya.
"Untuk rapat evaluasi mungkin di minggu kedua Mei 2022. Kita menunggu jadwal Wali Kota dulu, kemudian juga akan mengundang tim teknis dan ormas juga," katanya saat dikonfirmasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (6/5/2022).
Ia mengaku upaya evaluasi sudah dilakukan, yakni mewajibkan setiap KSM memfoto menu makanan yang akan dibagikan di setiap wilayah.
"Kita akan tindak lanjuti terlebih dahulu. Kan ini juga program baru jadi tentu banyak yang perlu di perbaiki, nanti DPRD juga akan dimintai pandangannya," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam kembali menyoroti menu makanan rantang kasih yang diisi sangat sederhana.
Kritikan kali kedua itu dilayangkan Andi Faiz setelah menerima laporan dari wilayah Loktuan, (5/5/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan