SuaraKaltim.id - Diego Michiels akhirnya balik ke Kota Samarinda. Bek kanan naturalisasi itu disodori kontrak selama 2 musim oleh Borneo FC.
Pemain berdarah Belanda itu sempat menjabat kapten Pesut Etam selama 3 musim. Namun, dirinya juga sempat meninggalkan tim kesayangan warga Kota Tepian.
Ada beberapa alasan Manajemen tim asal Kota Peradaban itu memulangkan bek timnas itu. Di antaranya, dianggap memiliki loyalitas yang tinggi dan bisa cepat beradaptasi.
“Gak banyak alasan kenapa dia kembali, karena dia punya loyalitas disini dan dia pasti akan membuat suasana tim lebih bergairah, bisa cepat melebur dengan tim yang ada saat ini,” jelas Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (8/5/2022).
Harapannya, Diego Michiels akan mampu meningkatkan peforma tim asuhan Milomir Seslija yang menargetkan bisa lebih baik lagi di kompetisi musim 2022/2023.
“Sukses buat musim ini, kita raih mimpi menembus tingkat yang lebih tinggi lagi dari musim sebelumnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif