SuaraKaltim.id - Bukan tanpa alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim ingin mensukseskan Pra-KTT Y20 Presidensi G20 Indonesia yang berlangsung di Kota Minyak Balikpapan.
Karena, penyelenggaraan tersebut katanya sebagai bentuk keinginan Gubernur Isran Noor agar mata dunia melihat bagaimana perkembangan lingkungan di Benua Etam. Apalagi, setelah dilaksanakan Undang-Undang (UU) Nomor 3/2020 yang merevisi UU 4/2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.
“Sebelumnya Pra-KTT Y20 Summit bertema tentang Sustainable and Livable Planet atau lingkungan berkelanjutan dan layak huni, bukan di Kaltim. Tapi, India tak berani, sehingga Gubernur Isran pun mau,” ucap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim, Agus Tianur usai jumpa pers bersama Panitia Indonesian Youth Diplomacy (IYD) dihadapan media, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (15/5/2022).
Menurutnya, isu yang diangkat ini menjadi ketertarikan Gubernur Isran Noor. Karena itu, Gubernur Isran sudah berkomunikasi dengan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, agar Kaltim yang menjadi penyelenggara.
Setelah berkoordinasi, Kemenpora sebagai garis koordinasi pelaksanaan menjadwalkan kegiatan itu untuk Kaltim.
“Karena, melalui tema ini Gubernur Isran menginginkan agar seluruh dunia melihat bagaimana kondisi Benua Etam sekarang,” sebut Agus.
Sebab, lanjutnya, lingkungan Kaltim semakin mengkhawatirkan setelah adanya UU Minerba berlaku. Diharapkan, seluruh dunia turut memikirkan bagaimana lingkungan hidup Kaltim semakin baik ke depan bukan hanya mengkritik tapi memberikan solusi.
“Silahkan mengkritik ketika di Summit Pra-KTT Y20 ketiga nanti, tapi kritik yang ada solusinya, sehingga pemerintah bisa bergerak dan bertindak,” tegasnya.
Diketahui pelaksanaan akan digelar 21-22 Mei 2022 di Balikpapan secara langsung dan hybrid. Diikuti 19 perwakilan negara ditambah Uni Eropa. Semua kegiatan dilaksanakan malam hari. Sehingga, perwakilan di Amerika juga bisa mengikutinya.
Baca Juga: Sheikh Mohammed bin Zayed Terpilih sebagai Presiden Baru Uni Emirat Arab
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026