SuaraKaltim.id - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) sudah dipastikan bakal digelar pada Oktober 2022 ini di Paser. Hal itu dipastikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) Agus Tianur.
Ia bahkan mengatakan, dari pihaknya, kesiapan untuk perhelatan tersebut sudah dilakukan. Ia menuturkan sisa kesiapan dari daerah di Benua Etam yang dinanti.
"Pasti dilaksanakan dan sudah siap. Tinggal daerah-daerah aja lagi yang menyiapkan. Kalau kami ini kan hanya penyelenggara. Pemerintah mendukung. Yang ikut serta kan kabupaten/kota. Tanyakan kabupaten/Kota siap apa enggak, sejauh mana kesiapan mereka, itu yang penting," terangnya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (18/5/2022).
Soal besaran anggaran Popda tahun ini, ia mengaku belum mengetahui secara pasti. Hanya saja, setelah melalui rapat terakhir yang dilaksanakan 2 pekan lalu, Popda pasti siap digelar.
"Saya belum tahu lagi dari Pemerintah Kabupaten Paser, tapi sudah siap itu memang. Kita rapat terakhir 2 minggu yang lalu," ujarnya.
Sementara itu, Plt Disporapar Kota Samarinda Muslimin mengatakan, jika pihaknya menegaskan kepada PB Popda maupun Dispora Kaltim untuk tidak menunda kembali pelaksanaan tersebut. Mengingat, ada anggaran terkait persiapan atlet yang terus dikeluarkan.
"Kami sudah minta kepada Dispora Kaltim untuk tidak lagi menunda-nunda pelaksanaan Popda. Maka ketika rapat terakhir kami sampaikan ini sudah menjadi final keputusan, kalau belum maka tidak usah sama sekali," jelasnya.
Ia juga mengatakan, jika kontingen Samarinda sudah siap 100 persen untuk bertanding di Popda. Targetnya yakni juara umum.
"Kita sebagai peserta Popda akan mempersiapkan semaksimal mungkin untuk bagaimana atlet Kota Samarinda betul-betul maksimal untuk jadi juara umum," pungkasnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Ingin Gelar Pekan Olahraga Pelaku Ekonomi Kreatif Pada 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas