SuaraKaltim.id - Polresta Balikpapan berhasil mengamankan sejumlah komplotan pembobol gudang yang terjadi di salah satu gudang di Jalan MT Haryono, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.
Para tersangka komplotan pembobol gudang ini sudah mulai melakukan aksinya sejak Maret lalu sampai Mei 2022 ini. Total, aksi yang mereka sudah lakukan yakni sebanyak 15 kali. Penangkapan komplotan itu terjadi pada Senin (9/5/2022) sekitar pukul 09.00 Wita.
Ada sejumlah bahan-bahan dan alat-alat bangunan yang diambil komplotan pembobol gudang ini. Dengan total kerugian sekitar Rp 1 miliar.
Komplotan pembobol gudang berjumlah 13 orang, tetapi yang baru tertangkap hanya 10 orang. Mereka adalah AN (27) dan RS (41) yang merupakan otak pelaku, HT (44) pemilik pikap, AR (46), YA (20), MR (41), MA (40) seorang resedivis, FS (34), AT (28), dan AF (40). Tiga tersangka lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni RU, IH dan MA.
“Pada awal penangkapan baru dua orang. Setelah pengembangan terdapat 8 pelaku lainnya, sehingga, total ada sekitar 10 pelaku. Dalam setiap aksinya mereka terdiri dari 2-5 orang per tim dengan kombinasi yang berbeda-beda,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Thirdy Hadmiarso melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (19/5/2022).
“Barang-barang hasil curian tersebut dijual oleh para pelaku di penumpukan besi tua yang berada di sekitaran Balikpapan dan sudah diamankan dan diproses sekitar 9 orang penadah,” lanjutnya.
Kapolresta Balikpapan menjelaskan awalnya AN dan RS yang merupakan otak pelaku kejahatan mengajak teman-temannya untuk pergi melihat-lihat situasi gudang yang sudah diincar. Setelah melihat situasi dan merasa aman karena tidak ada yang menjaga gudang, pelaku AN kembali lagi ke gudang bersama temannya sebanyak 2-5 orang.
Secara bergantian dalam aksinya, mereka membawa kendaraan pengangkut barang berupa truk atau pikap, dan langsung mengambil barang-barang di gudang pada waktu malam dan siang hari.
“Begitu juga halnya dengan otak pelaku RS, setelah mengambil barang-barang hasil curian, kemudian menjual ke beberapa tempat jual beli besi tua. Uang hasil kejahatannya dinikmati bersama. Aksi tersebut berulang sebanyak 15 kali dan pada akhirnya tertangkap,” tandasnya.
Baca Juga: Rahmad Mas'ud Tunggu Laporan Pertamina Terkait Kebakaran Kilang Minyak: Belum Tahu Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei