SuaraKaltim.id - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud meminta agar kilang minyak Balikpapan dijaga maksimal. Sehingga, musibah kebakaran seperti yang terjadi pada Minggu (15/5/2022) kemarin tidak terulang lagi.
"Sebab apa pun yang terjadi di kilang, bukan hanya berisiko buat karyawan Pertamina atau kontraktornya, tapi juga warga Balikpapan umumnya,” katanya, melansir dari ANTARA, Kamis (19/5/2022).
Ia menekankan, tidak hanya jiwa, tapi juga kota secara keseluruhan. Karena itu, ia menyampaikan, rasa prihatin dan duka yang mendalam atas korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Ia juga menyebutkan, sudah berkomunikasi dengan manajemen kilang Balikpapan dan berharap segera ada laporan resmi yang disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Hal itu karena Balikpapan juga menuntut pembagian pendapatan dari rantai produksi minyak dan gas (migas).
Ketika Wali Kota Balikpapan dijabat Rizal Effendi, ia menjelaskan bahwa kota ini menghadapi risiko yang bisa jadi jauh lebih besar sebagai wilayah pengolah migas, daripada daerah penghasil migas atau daerah terdapat sumur-sumur minyak dan gas.
"Untuk keadilan, daerah penghasil migas mendapatkan dana bagi hasil (DBH) yang besarannya ditetapkan sesuai undang-undang," tegasnya.
Untuk diketahui, Plant 5 Unit Hydro Skimming Complex Kilang Pertamina Balikpapan terbakar pada Minggu siang (15/5/2022). Sebelum kebakaran, bunyi ledakan terdengar hingga 2 km jauhnya dari kilang minyak. Setelah satu jam, pada pukul 11.30 WITA, api berhasil dikuasai unit pemadam kebakaran kilang dan segera diketahui ada enam orang korban.
Mereka semua dilarikan ke rumah sakit terdekat dari Kilang, yaitu RS Pertamina dan RS Bhayangkara. Korban atas nama J, 22 tahun, akhirnya tak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia sementara lima lainnya yang mengalami luka bakar antara 10-20 persen dan dirawat intensif.
“Hari itu juga dua korban sudah boleh pulang. Untuk korban meninggal dunia, keesokan harinya, Senin, jenazahnya kami terbangkan ke kampung halamannya di Medan,” kata Humas Kilang Balikpapan Ely Chandra Peranginangin sebelumnya.
Baca Juga: Curi XPander, DS Harus Rela Ditembak Timah Panas oleh Polisi
Berita Terkait
-
Hari Raya Kurban, Balikpapan Kekurangan Pasokan Sapi: Kita Tidak Bisa Apa-apa
-
Komplotan Pembobol Gudang Dibekuk di Balikpapan, Curi Bahan dan Alat Bangunan dengan Total Kerugian Rp 1 Miliar
-
Rangkuman Berita Perebutan Kursi Wawali Balikpapan: 3 Nama Sudah Dicalonkan Dewan, Rahmad Mas'ud Beberkan Syarat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas di Bawah 100 Juta: Interior Luas, Praktis dan Ekonomis
-
Sebanyak 63 Ribu Paket Seragam Sekolah Gratis Dibagikan di Kaltim
-
3 Mobil Bekas Wuling Konfigurasi Captain Seat: Harga Murah, Fitur Mewah
-
4 Mobil Pintu Geser Bekas di Bawah 100 Juta, Fitur Captain Seat dan Sunroof
-
3 Mobil Bekas Hyundai, SUV Premium untuk Keluarga dengan Teknologi Lengkap