SuaraKaltim.id - Seorang pria warga Brigjend Katamso, Kelurahan Gunung Elai, Bontang melaporkan rekannya berinisal FK. FK merupakan pria berusia 42 tahun yang merupakan warga Jalan HM Ardans.
FK dilaporkan ke polisi setelah membawa kabur motor sejak Maret lalu. Motor merek Honda Byson dengan nomor polisi (Nopol) KT 6025 DE dibawa lari FK lalu digadai ke Samarinda.
Modus dari pelaku ialah, berpura-pura meminjam motor temannya, Maret lalu. Setelah dipinjamkan, hingga sekarang urung dikembalikan oleh FK.
Belakangan terkuak fakta bahwa setelah diadukan ke polisi rupanya motor korban sudah digadaikan. Bahkan transaksi penggadaian itu dilakukan di luar kota.
"Alasannya untuk biaya hidup sih," ujar Kasi Humas Iptu Mandiyono, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (21/5/2022).
Pelaku ditangkap petugas di jalanan. Ia diciduk saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanjung Laut.
FK kini tengah di tahan di Mako Polres Bontang, sedangkan barang bukti masih di tempat gadai di Samarinda. Pelaku dijerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kaltim-Kalteng, 5 Orang Tewas Mengenaskan
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Setahun Cuma Setor Rp500 Juta, DPRD Samarinda Pertanyakan Bagi Hasil Varia Niaga
-
Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri
-
Maaf Gubernur Kaltim Tak Cukup, Butuh Realisasi Bangun Kepercayaan Rakyat