SuaraKaltim.id - Warga di Kelurahan Api-api, RT 14 secara swadaya iuran untuk menyewa ekskavator mini yang digunakan mengeruk sungai di Jalan Atletik 24. Warga setempat inisiatif menyewa alat berat ini agar wilayah mereka tak terlalu parah terdampak banjir akibat luapan air sungai.
Ketua RT 14 Kelurahan Api-api Purwanto menyampaikan hal tersebut. Ia mengatakan, normalisasi ini dilakukan lantaran badan sungai sudah dangkal.
"Iya ini ekskavator juga punya warga jadi bisa di sewa dengan harga miring. Ini sungainya kecil saja cuman pendangkalannya luar biasa jadi kalau hujan cepat meluap," katanya, dilansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (23/5/2022).
Selain itu, masyarakat juga meminta petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang untuk menyemprot air. Tujuannya, agar saluran parit tidak lagi buntu.
"Ini saluran air parit dari depan gang saja mampet, makanya kita minta disiram air," sambungnya.
Di tempat yang sama Lurah Api-api Hadha Sulistiyono mengatakan, inisiatif warga tentu diapresiasi. Pasalnya, pengerukan normalisasi sungai swakelola dari Pemkot baru menyasar di belakang Bank Dhanarta.
"Tentu kesadaran warga ini kita akan support tentunya meminimalisir banjir membutuhkan peran bersama," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino