SuaraKaltim.id - Borneo FC Samarinda akan memanfaatkan dukungan suporter untuk bisa berprestasi lebih baik lagi di turnamen pra musim Piala Presiden 2022 ini.
Stadion Segeri Samarinda yang merupakan kandang Pesut Etam, menjadi salah satu tempat venue pelaksanaan turnamen pra musim untuk Grup B. Di mana grup tersebut dihuni Madura United, Barito Putera, Rans Nusantara FC dan Persija Jakarta.
Manajer Borneo Fc, Dandri Dauri mengatakan, dukungan penonton jelas akan meningkatkan semangat pemain di lapangan. Ia pun berharap jalan Borneo FC tak seperti musim lalu.
Di mana, Javlon Guseynov dkk menjadi tim pertama yang terjegal di fase penyisihan grup. Ia ingin ada yang beda di musim ini.
“Musim ini jelas beda. Kami bermain di kandang, di bawah dukungan ribuan suporter. Kehadiran mereka di stadion akan menambah semangat pemain. Target awal, kami ingin lolos penyisihan dulu. Selanjutnya, kami ingin menjadi tim terlama pulang dari turnamen ini,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (12/6/2022).
Jika mengaca pada turnamen pra musim tahun lalu bertajuk Piala Menpora, Borneo FC memang bisa dikatakan gagal total. Di bawah kendali Mario Gomez, Pesut Etam gagal bersaing dengan Persija Jakarta, Bhayangkara FC dan PSM Makassar.
Bahkan ketika babak penyisihan belum lagi berakhir, Borneo FC sudah tersingkir karena kalah dalam dua kali pertandingan awal. Namun musim ini Dandri menegaskan jika lolos fase grup harus dapat dilakukan tim.
“Target awal itu dulu. Nanti setelahnya kita lihat sampai mana kami melangkah. Seperti saya katakan tadi, kami ingin menjadi tim terlama pulang dan saya pikir semua bisa mengartikan itu,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA