SuaraKaltim.id - Kebakaran hebat terjadi di Jalan KH Ermas, Mujahidin, RT 20, RW 07, Kelurahan Cempaka, Kota Banjar Baru pada Jumat (17/6/2022) siang kemarin.
Peristiwa kebakaran itu terjadi usai masyarakat selesai salat Jumat. Rumah yang terbakar ialah rumah milik Nurislamiyah.
Namun, terdapat peristiwa unik dari musibah tersebut. Lafadz Allah dan Muhammad yang berada di bagian rumah Nurislamiyah tak gosong dilahap api.
Tulisan tersebut berada di dinding samping. Dindingnya pun hanya terbuat dari kayu, begitu pula keseluruhan bangunan rumah Nurislamiyah.
Nampak jelas tulisan itu jika dilihat dari luar rumah. Tulisan Allah dan Muhammad itu juga dilukis besar di dinding kayu di mana ruangan di samping dinding difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang.
Di sudut lain, bagian belakang dinding bertuliskan lafadz tampak jelas terdapat bekas rambatan api yang menyebabkan bagian belakang dinding nampak gosong.
Ketua RT 20, Sarkani menerangkan di samping lafadz Allah dan Muhammad, ada juga buku-buku agama yang tidak ikut terbakar. Seperti buku Iqra, Yaasin, buku Sholawat Barzanji dan tuntunan salat.
“Buku-buku tersebut ditemukan di bagian tengah rumah yang terbakar, setelah kami menyisihkan puing-puing bangunan yang terbakar,” ujarnya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (18/6/2022).
Ia juga menegaskan, tulisan lafadz di bangunan tersebut sudah lama ada. Ia bahkan membandingkan kondisi dinding lain dari bangunan tersebut.
Baca Juga: Respons Atas Pernyataan Politisi India, Ini 5 Fakta Demo Bela Nabi Muhammad di Kedubes India
“Dinding yang ada tulisannya bagian belakang itu sudah gosong semua, sementara bagian depannya masih utuh tanpa adanya bekas api,” katanya.
Ia melanjutkan, kondisi rumah yang hangus terbakar dengan barang-barang elektronik juga dalam kondisi sama. Seperti, televisi, kulkas, dan penanak nasi.
Ia bersama warga lain masih mengais barang-barang yang bisa diselamatkan dari puing-puing bangunan nahas tersebut.
“Kami masih membuka puing-puing bekas kebakaran siapa tahu ada berkas yang bisa diselamatkan,” tuntasnya.
Sementara itu, tetangga korban, Hilaliyah mengatakan, kejadian itu terjadi tepat tengah hari. Diperkirakan api terlihat tepat di bagian belakang rumah korban.
“Waktu itu rumah dalam kosong, istri Yudi sedang menjaga warung di depan, asap hitam tebal terlihat di bagian ruangan rmtengah rumah korban,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI