SuaraKaltim.id - Burung Rangkong Badak adalah burung berukuran sangat besar, yaitu 110–127 cm. Burung ini biasanya hidup di hutan hujan tropis Kalimantan.
Namun sayang, beredar di media sosial (Medsos) yang diduga adalah burung Rangkong Badak disiksa oleh seorang warga, kemudian viral.
Melalui unggahan akun Instagram lokal @info_etam pada Sabtu (18/6/2022), terlihat burung tersebut dipukuli pakai balok kayu kemudian diinjak dengan sadis oleh seorang warga.
Burung yang menjadi ikonik warga Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim) ini mendapatkan perlakukan keji oleh sejumlah masyarakat yang tidak diketahui identitasnya.
Bahkan tidak dihanya itu, penyiksaan burung Rangkong Badak justru diabadikan dalam rekaman video.
Tanggapan warganet
Warganet yang mengetahui unggahan @info_etam itu turut geram dan membagikannya komentarnya. Menurut warganet, pelaku penyiksaan burung langka dan dilindungi itu perlu ditindak lanjuti oleh pemerintah Borneo.
"Tangkap adilin," tulis @_al***
"Itukan dilindungi," tulis @m_u***
Baca Juga: Viral, Demi Konten Sekelompok Remaja Hadang Truk Bikin Netizen Geram
"Ya Allah sungguh biadab, ini tindakan yang tertangkap kamera dan tersebar sebetulnya masih banyak di luar sana manusia-manusia keji yang lebih keji dari ini memang sudah tidak ada hati nurani manusia-manusia itu," tulis @yah***
"Yok kawal sampai baju oren pelakunya (ditangkap)," tulis @nrh***
Kontributor : Sekarwati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan