SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase memberikan sinyal kembali. Sinyal itu untuk merombak struktur pejabat di lingkungan Pemkot Bontang.
Mutasi pejabat kali ke-4 rencananya akan digelar November tahun ini. Menurut orang nomor 1 di Bontang itu, nantinya akan ada kembali lelang jabatan mengisi kekosongan sejumlah kursi di OPD.
Pertama, ialah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), dan Kedua Asisten II Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah.
"Sekitar bulan November lah (perombakan). Karena sekalian ada pejabat yang masuk masa pensiun. Jadi nanti kita akan buka lelang jabatan," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (22/6/2022).
Selanjutnya, selain 2 posisi tersebut, Pemkot Bontang juga akan melelang kursi pimpinan BPBD. Mengingat rekomendasi BPBD naik tingkat ke level 2 sudah ada dari Kemenpan-RB.
Jadi nanti, katanya, pejabat Eselon II yang akan memimpin BPBD. Karena, sebelumnya BPBD masuk status level III artinya, jabatan pimpinan bukan diisi dari pejabat Eselon II.
"Sepertinya BPBD juga akan masuk daftar lelang karena kan sekarang masih kelas III. Kemarin sudah ada surat persetujuan dari Kemenpan-RB," sambungnya.
Saat disinggung soal mutasi apakah sampai ke tingkat Kepala Bagian, hingga tataran Kepala Seksi. Ia mengaku, belum ingin berkomentar.
Ia menjelaskan, kriteria yang diinginkan tidak jauh seperti sebelumnya. Di mana, pejabat di tataran Pemkot Bontang harus bisa mewujudkan visi dan misi dari pimpinan pemerintahan.
Baca Juga: Isu 'Ganti Pemain' Merebak, Wali Kota Basri Rase Pastikan Tak Ada Honorer Baru di Pemkot Bontang
"Kalau jumlahnya nanti lah. Yang penting mampu bersinergi dan bekerja baik untuk mewujudkan visi dan misi saya dan bu Wakil Wali Kota Bontang Najirah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas