SuaraKaltim.id - Warga sekitar Pantai Belakang Bandara, Jalan Sepinggan Lama, Kecamatan Balikpapan Selatan mengeluhkan bau tak sedap akibat jeroan atau limbah hewan kurban yang terlihat menumpuk.
Muhammad (65) salah satu warga sekitar mengatakan, melihat langsung beberapa orang yang sengaja membuang limbah kurban tersebut di sekitar Pantai Belakang Bandara. Di perkirakan ada puluhan kilogram sampah jeroan tersebut karena dalam karung.
“Saya melihat mereka buang karungan berisi jeroan sapi. Ada beberapa orang mereka pakai mobil pick up. Ada puluhan kilogram yang dibuang,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (12/7/2022).
Limbah kurban tersebut kemudian menimbulkan bau tak sedap yang kemudian dikeluhkan warga sekitar.
Baca Juga: Dompet Dhuafa Distribusikan Daging Kurban bagi Warga Dusun Merak lewat Jalur Laut
“Karena menimbulkan bau itu. Baunya juga sangat menyenggat, jadi sangat menganggu warga sekitar,” ucapnya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengungkapkan, bahwa sebelumnya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota soal larangan penggunaan plastik.
Dimana dalam Surat Edaran Wali Kota itu juga ada poin larangan membuang limbah kurban sembarangan Karena seharusnya di kubur sehingga tidak menimbulkan bau yang tak sedap dan menganggu warga.
“Diawal-awal kan sudah ada surat edaran dari DLH itu. Imbauan kita berupa Edaran Wali Kota. Di dalamnya termasuk ada organ sisa kurban itu tidak di buang sembarangan dilakukan sebagaimana mestinya,” katanya.
Ia menambahkan, akan segera menerjunkan tim untuk membersihkan limbah kurban di Pantai belakang bandara itu. Kata dia, kemungkinan warga yang buang tersebut tidak paham aturan yang melarang buang sembarangan.
Baca Juga: Sapi Kurban Lepas Seruduk Warga Pekanbaru hingga Terkapar: Korban Dirujuk ke RS
“Kan kita punya tim pantai, nanti kita yang yang bersihkan itu, mau enggak mau. Itu satu atau dua orang oknum arga yang gak sadar atau mungkin kurang tahu,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Ubah Limbah Jadi Berkah, Inovasi Pengelolaan Sampah Ini Sukses Go International
-
Geger! Jasad Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Tanah Abang, Terbungkus Handuk Pink!
-
Kumpulkan Gadget Bekas untuk Jaga Bumi, Solusi Mudah Daur Ulang E-Waste
-
Inovasi Pengelolaan Sampah Plastik: Sucofindo-Containder Teken MoU untuk Solusi Berkelanjutan
-
Maluku Utara Siap Ekspor Sampah Plastik, Jadi Penghasilan untuk Masyarakat
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN