SuaraKaltim.id - Polantas Polres Bontang menertibkan kendaraan yang antre solar di SPBU Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim (Kopkar PKT) di luar jadwal.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna. Ia mengatakan, petugas menertibkan kendaraan yang mengantre sebelum pukul 14.00 Wita.
"Setiap hari petugas itu selalu memantau. Kalau yang antre diluar jam ketentuan yah di tertibkan dengan disuruh bubar dulu," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (28/7/2022).
Selanjutnya, selain mengurai antrean di luar jam ketentuan. Polantas juga mengidentifikasi dan mengecek tanki kendaraan. Barang kali ada kebocoran.
Hal itu dikarenakan maraknya tumpahan solar di jalan raya dan dapat mengganggu pengendara lainnya, apalagi sampai terjadi kecelakaan.
"Pasti lah kita tegur. Jika kedapatan kendaraan saat terjadi tumpahan solar di jalan akan di proses penilangan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas
-
Perempuan di Samarinda Ulu Ditembak Senapan Angin, Pelaku Dibekuk
-
Anggota TAGUPP Kaltim Minta Maklumi 'Kekeliruan Lidah' Gubernur Rudy Mas'ud