SuaraKaltim.id - Lima orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat akibat truk fuso bermuatan tepung terigu yang mengalami rem blong di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur tepatnya di Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Minggu (14/8).
Saat ini, keempat orang korban lainn yang mengalami luka berat tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur.
Kanit Gakkum Polres Cianjur, Iptu Hadi Kurniawan di Cianjur Minggu mengungkapkan dua orang di antara keempat korban luka tersebut dalam kondisi kritis karena sempat terpental sejauh beberapa meter.
"Korban yang mengalami luka kritis merupakan penumpang sepeda motor dan pejalan kaki yang sempat terserempet bodi truk. Korban saat ini sudah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit. Kami juga masih melakukan pendataan terhadap korban meninggal dan luka berat karena saat dievakuasi tidak ditemukan kartu identitasnya," ungkap Hadi, Minggu.
Sementara itu, untuk memastikan penyebab kecelakaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Jabar dan sejumlah pihak terkait lainnya.
Adapun proses evakuasi bangkai truk dan kendaraan lainnya yang terlibat dalam kecelakaan masih terus diupayakan guna mencairkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah.
"Kami masih berupaya melakukan proses evakuasi agar arus lalulintas dari kedua arah kembali normal. Hingga Minggu petang proses evakuasi masih berjalan dengan melibatkan sejumlah alat berat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Ketinggian 1228 Mdpl, Puncak Gunung Batu
-
5 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Truk di Jalur Tengkorak Sukabumi-Cianjur
-
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Palka Serang, Satu Orang Meninggal Dunia
-
Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur Bertambah Jadi Enam Orang
-
Dua Korban Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur-Sukabumi Kritis karena Terpental Beberapa Meter
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi