SuaraKaltim.id - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Balangan bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) wilayah Kalimantan Selatan, mendatangi kawasan pemukiman penduduk di pedalaman Pegunungan Meratus. Mereka harus menjangkau layanan vaksinasi menuju dusun terpencil yang ada di Kecamatan Halong.
Jalur yang ditempuh juga tak main-main. Turun dan naik gunung mereka lalui. Bahkan sampai menyebrangi sungai.
Diskes Balangan dan BIN Kalsel harus mendatangi pemukiman penduduk di Prgunungan Meratus. Tepatnya di Dusun Libaru Sungkai, Desa Binuang Santang.
Dusun itu juga yang terpencil di Balngan. Daerahnya juga berada di perbatasan. Tidak mudah untuk menjangkau daerah ini.
Baca Juga: Tayang Hari Ini di Bioskop, Berikut Sinopsis Film 12 Cerita Glen Anggara
Jalan setapak dan melintas di jalur pegunungan, membuat tim harus ekstra mengerahkan tenaga. Dibutuhkan pula skill berkendara yang mumpuni untuk bisa sampai tujuan.
Dari ibu Kota Balangan yakni Paringin, waktu tempuh menuju Dusun Libaru Sungkai bisa mencapai 4 jam lebih. Terlebih, harus melewati medan pegunungan yang menantang dan hanya bisa dilintasi kendaraan roda 2 saja.
Kedatangan tim kesehatan dan anggota BIN ke Dusun Libaru Sungkai disambut baik warga setempat. Penduduk dusun berkumpul di balai adat untuk vaksinasi sekaligus periksa kesehatan.
Ketua Adat Wilayah Desa Binuang Santang, Gapure menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran tim kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan dan vaksinasi Covid-19 bagi warga Dusun Libaru Sungkai.
“Kedatangan tim vaksinasi ke tempat kami menggambarkan bentuk pelayanan mereka yang luar biasa, hingga ke wilayah terpencil seperti tempat ini,” katanya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (18/8/2022).
Baca Juga: Stok Vaksin COVID-19 di 34 Provinsi Capai 13.064.161 Dosis
Terlebih pada kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut, masyarakat juga antusias berdatangan untuk memeriksakan kesehatan serta melakukan vaksinasi.
Berita Terkait
-
4 Fakta SimpleMan, Penulis Cerita Horor Misterius Film Pabrik Gula
-
Stories for Rainy Days: Kumpulan Cerita Pendek untuk Menemanimu Saat Hujan
-
Review Novel 'Cerita untuk Ayah', Jangan Tunggu Kehilangan untuk Peduli
-
Review Buku 'Musim di Rambut Ibu', Kisah-Kisah Haru tentang Seorang Ibu
-
Ulasan Buku Kumpulan Cerita Hantu Lucu, Kisah Horor yang Tidak Seram
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN