SuaraKaltim.id - Pondok pesantren biasanya menerapkan aturan kepada muridnya untuk tidak membawa handphone (HP). Diduga aturan tersebut yang membuat para santriwati ini harus rela menghancurkan HP milik mereka sendiri.
Yah, berdasarkan video yang diunggah oleh akun informasi @fakta.indo, terlihat beberapa santriwati jongkok sembari memegang batu dan menumbuk HP mereka sendiri.
Dari keterangan yang diberikan admin akun tersebut, para santriwati itu menangis ketika harus menghancurkan HP. Ia bahkan menyebut HP itu penuh kenangan.
"Para santriwati menangis ketika diharuskan menghancurkan HP yang penuh kenangan dengan tangan mereka sendiri memakai batu. Video : sumarlipermis," ucapnya, dikutip Senin (29/8/2022).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menanyakan soal alasan penghancuran HP tersebut.
"Seru banget liatnya ," katanya.
"Pelajaran nya apa hancurin kaya gtu? Harusnya di hukum yg lain aja.," singgungnya.
"Saya suka membaca komen netizen mendang mending #palingbijak," tambahnya.
Baca Juga: Terkenal Ramah, Kenapa Warganet Indonesia Disebut Tak Sopan di Dunia Digital?
"Siap² War di komen..," sahutnya.
"Paling gak dikasih waktu buat mindahin data," timpalnya.
"Mending suruh jual, uangnya sumbangin atau buat makan bersama," ucapnya.
"Dilarang pke hp biar gk bisa ngadu ke ortu klo ada apa2 ," ujarnya.
"Menunggu kalimat" bijak," singkatnya.
"Di pesantren tidak boleh membawa hp, dan itu sudah ada dalam peraturan dalam pesantren tersebut, dan jika di langgar ada konsekuensinya," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
3 Mobil Hatchback Bekas di Bawah 50 Juta, Stylish dengan Mesin Bertenaga
-
Program BRI Peduli Berikan Cek Kesehatan Gratis untuk 9.500 Masyarakat
-
Kaltim Bikin Pagar Betis Karhutla di IKN, Manfaatkan 5 Daerah Penyangga
-
74 SPPG di Kaltim Ditutup Sementara Imbas Perbaikan IPAL
-
Uang Rp3,35 Triliun Ditransfer Pemerintah Pusat ke Kaltim, untuk Apa?