SuaraKaltim.id - Keributan tak terduga terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Nampak dari video yang beredar di media sosial (Medsos) Instagram, 2 wanita berseteru saat sedang antre.
Adu mulut tak terhindarkan. Bahkan, keduanya saling serang dengan perkataan diduga kasar.
Tak berhenti di situ, saling tunjuk pun mereka lakukan. Terlihat juga sedikit tendangan ke salah satu motor terjadi di sana.
Petugas SPBU yang ada di sana lantas memperhatikan kedua wanita itu. Pria berseragam merah tersebut sempat menegur keduanya, walaupun tak menyelesaikan keributan.
Video itu diunggah di akun @dramaojol.id. Admin dari akun tersebut memberikan keterangan di unggahannya bahwa keributan itu terjadi akibat efek bahan bakar minyak (BBM) naik.
"Efek bbm naik. Source: funnyvideosid," jelasnya, dikutip Senin (5/9/2022).
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Beberapa dari mereka yang merasa bahwa petugas SPBU tak menegur lantaran sudah tahu siapa lawannya.
"Petugas spbu diem aja, udah tau lawannya siapa ," ucapnya.
"Cari aman ," sebutnya.
"Wesss mbak2e sangar2..masnya ogah misahin, takut bakalan kena cakar dy nantinya," sambatnya.
"Benerr..nanti topi sama kepalanya bisa misah ," sahutnya.
"Kasih korek satu2..mana yg brani nyulut korek duluan," tulisnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI