SuaraKaltim.id - Komplotan maling tampaknya makin beringas dan tidak segan-segan melukai siapa pun yang menggagalkan aksinya.
Seperti video yang belakangan viral di media sosial, komplotan maling menyerang seorang petugas keamanan alias Satpam dengan menggunakan bom ikan alias bondet.
Korban mengalami luka-luka di bagian kaki karena sepatunya yang dipakainya hancur terkena bom ikan yang dilempar pelaku.
Dalam unggahan video di akun Instagram, @kabarnegri yang dilihat Minggu (11/9), peristiwa maling menyerang satpam dengan bondet terjadi di RSUD Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu kemarin.
Baca Juga: Viral! Surat Pesantren Gontor yang Dinilai Kontroversi
Aksi penyerangan maling itu pun terekam kamera pengawas alias CCTV di area parkir rumah sakit itu.
Dalam rekaman CCTV, seorang Satpam terlihat berusaha mencegat dua orang pelaku yang masing-masing berada di atas sepeda motor. Disebutkan jika pengadangan itu terjadi setelah aksi maling itu dipergoki oleh satpam yang sedang bertugas di pos jaga.
Terlihat, satu dari dua pelaku itu turun dan melemparkan bom ikan ke arah satpam. Dalam rekaman CCTV, terlihat asap mengepul ketika bom itu diledakan pelaku ke tanah. Terlihat bom ikan itu mengenai kaki seorang satpam.
Orang-orang yang berusaha menggagalkan aksi pencurian itu sempat kocar-kacir setelah bom ikan dilemparkan oleh salah satu pelaku.
Dalam video itu, tampak sebuah mobil sempat berupaya memepet sepeda motor yang dikendarai pelaku yang beraksi di siang bolong itu. Namun, satu dari keduanya kembali melemparkan bondet.
Baca Juga: Tanah Longsor Menerjang Tiga Rumah di Probolinggo
Kedua pelaku itu pun akhirnya berhasil kabur dengan membonceng satu sepeda motor. Sementara, sepeda trail berkelir hitam-merah yang sempat berhasil dicuri terlihat tertinggal di lokasi.
Dalam narasi video yang beredar, jika kasus maling yang menyerang satpam dengan menggunakan bondet sedang diselidiki oleh polisi setempat.
Berita Terkait
-
Tenang Mudik Lebaran! 9 Langkah Jitu Amankan Rumah dari Maling
-
Mudik ke Probolinggo? Ini 7 Kuliner Khas yang Tak Boleh Dilewatkan
-
WSKT Terus Kumpulkan Pundi-pundi Proyek Baru, Kini Senilai Rp146 Miliar
-
Era Digital, Keamanan Siber Jadi Pilar Penting Pelayanan Kesehatan Modern di Rumah Sakit
-
Motor Indah Kalalo Dibawa Kabur Sopir Baru, Sebar Foto Pelaku Biar Ditemukan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN