SuaraKaltim.id - Salah seorang pemain bola meninggal dunia usai berlaga di Stadion Mulawarman, pada Sabtu (24/9/2022). Almarhum diketahui bernama M (50) warga Gang Tipalayo Kelurahan Berebas Tengah, Bontang Selatan.
Rekan mendiang M yang enggan disebutkan namanya mengatakan, almarhum sebagai kapten Tim OFC Alstar Badak. Tim tersebut melakoni laga semifinal.
"Almarhum ini pemain inti bagian bek utama, jadi usai bertanding dia ganti baju dan mau nonton pertandingan selanjutnya. Tetapi saat ingin ke tribun tiba - tiba pingsan dan dibawa ke RSIB Yabis," ucap rekan korban saat ditemui di RSIB Yabis, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (24/9/2022).
Ketua panitia Turnamen Silaturahmi Usia 50 Tahun Keatas, Amirullah membenarkan ada salah seorang pemain meninggal dunia. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa itu terjadi setelah pertandingan selesai.
Baca Juga: Geger! 15 Pemain Timnas Spanyol Mengundurkan Diri, Minta Pelatih Dipecat
Ia juga menambahkan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Iya ada satu orang meninggal tetapi setelah selesai pertandingan," kata Amirullah.
Ia membeberkan, pertandingan itu hanya ajang silahturahmi. Karenanya, setiap laga terdiri 2 babak dengan masing-masing 30 Menit.
Setiap pemain atau klub pun diiimbau membawa peralatan kesehatan masing-masing. Bahkan saat technical meeting sudah disampaikan.
Meski begitu, panitia pelaksana juga telah meminta tim medis dan ambulans untuk bersiaga. Tujuannya agar menghindari hal buruk terjadi.
Baca Juga: WNA Diduga Rampas Mobil Milik Warga, Kabur ke Toko Kosmetik, Bikin Pengunjung Panik
"Namanya ajal tidak ada yang tahu. Kita sudah berupaya mengadakan turnamen ini dengan maksimal sebagai ajang silaturahmi. Kami turut berduka cita kejadian tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
-
Deddy Mizwar Melayat Ray Sahetapy, Ungkap Film Ecek-Ecek hingga Kenangan Tak Terlupakan
-
Puluhan Tahun Jadi Mualaf, Kebaikan Ray Sahetapy Diungkap Orang Terdekat
-
Akhir Pilu Cinta Ray Sahetapy dan Dewi Yull: 23 Tahun Bersama, Bercerai Ulah Menolak Poligami?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN