Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:17 WIB
Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • BMKG Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem bagi masyarakat Kalimantan Timur pada 16 dan 17 Mei 2026.
  • Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir hingga pohon tumbang di wilayah Kaltim.
  • BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan mitigasi bencana di seluruh wilayah terdampak tersebut.

SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dini (early warning) bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan pada akhir pekan ini, Sabtu (16/5) dan Minggu (17/5) 2026.

Potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan mengepung sebagian besar wilayah Kaltim.

Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi serius seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, hingga pohon tumbang.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, menegaskan perlunya kesiapsiagaan semua pihak menghadapi potensi cuaca ekstrem ini.

"Pada 16 dan 17 Mei, beberapa kabupaten/kota berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat," ujarnya di Balikpapan, Jumat.

Sabtu: Balikpapan, Samarinda, hingga IKN Terdampak 

Berdasarkan data BMKG, pada Sabtu (16/5), cuaca ekstrem berpotensi meluas. Kota-kota padat penduduk seperti Balikpapan (hampir seluruh kecamatan) dan Samarinda (Kecamatan Loa Janan Ilir, Palaran, Samarinda Ilir, Kota, Seberang, Sambutan, dan Sungai Pinang) menjadi wilayah yang patut waspada.

Selain itu, kawasan strategis di Penajam Paser Utara (PPU) yang meliputi Penajam, Sepaku (kawasan IKN), dan Waru juga masuk dalam radar peringatan BMKG.

Wilayah lain yang diprediksi terdampak signifikan pada hari Sabtu meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutai Barat (10 kecamatan), Kutai Kartanegara (11 kecamatan), Kutai Timur (5 kecamatan), Berau (Kecamatan Tabalar), Mahakam Ulu (3 kecamatan), dan Paser (Kecamatan Muara Samu).

Baca Juga: Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar

Minggu: Intensitas Berlanjut di Beberapa Titik 

Potensi hujan lebat diprediksi masih akan berlanjut pada Minggu (17/5), meskipun cakupannya sedikit bergeser. Wilayah Kabupaten Berau (Biatan, Maratua, Sambaliung, Talisayan) dan kawasan PPU (Penajam, Sepaku, Waru) masih harus tetap siaga.

Sementara itu, di Balikpapan, potensi hujan lebat pada hari Minggu terkonsentrasi di Kecamatan Balikpapan Barat. Beberapa kecamatan di Kutai Barat, Kutai Kartanegara (Tabang), Kutai Timur, dan Mahakam Ulu juga masih berpotensi mengalami kondisi serupa.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah mitigasi guna meminimalisir dampak dari potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini.

Load More