- Anggaran jasa cuci pakaian atau laundry Gubernur Kaltim menuai sorotan.
- Salah satu pemilik laundry yang dipercaya Pemprov Kaltim memberikan penjelasan.
- Alwan Laundry sering menangani kebutuhan seperti taplak meja dan sarung kursi.
SuaraKaltim.id - Owner Alwan Laundry, Enny menanggapi perihal jasa cuci pakaian Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) hingga item operasional rumah jabatan Pemprov Kaltim.
Menurut Enny kerja sama dengan Pemprov Kaltim sudah berlangsung sejak masa Pj Gubernur dan berlanjut hingga sekarang melalui Biro Umum.
Dia menyampaikan, laundry miliknya adalah salah satu penyedia jasa yang digunakan Pemprov Kaltim.
Enny lebih sering menangani kebutuhan seperti taplak meja dan sarung kursi. Sementara untuk jenis cucian lain, termasuk pakaian dinas, biasanya ditangani oleh penyedia jasa lain.
"Kalau di tempat saya, lebih banyak ke taplak meja dan sarung kursi. Kalau pun ada cucian lain masuk ke saya, biasanya karena penyedia lain tidak bisa menangani," ujarnya dikutip dari Kaltimtoday--jaringan Suara.com, Rabu (6/5/2026).
Enny juga menekankan bahwa salah satu keunggulan usahanya adalah layanan 24 jam, terutama untuk kebutuhan mendadak di rumah jabatan. Kondisi ini kerap membuat layanan yang diberikan bersifat ekspres, bahkan di luar jam operasional normal.
"Ekspres itu macam-macam. Ada yang 3 jam, ada yang 6 jam. Tapi kalau sudah lewat malam, seperti jam 10, jam 1, bahkan pernah jam 3 subuh, itu sudah beda lagi harganya," jelasnya.
Menurut Enny, permintaan mendadak biasanya terjadi setelah acara selesai, ketika perlengkapan seperti taplak meja harus segera dicuci untuk digunakan kembali keesokan harinya.
"Pernah saya ambil cucian habis acara, lalu malamnya langsung dikerjakan karena besoknya mau dipakai lagi. Bahkan pernah antar jam 1 malam dan jam 10 malam," ujar dia.
Selain itu, ia juga pernah menangani cucian pada dini hari, termasuk pakaian pribadi untuk kebutuhan perjalanan mendadak ke luar daerah.
Namun, dia menegaskan bahwa pakaian dinas memiliki penyedia jasa tersendiri.
Terkait harga, Enny menyebut tarif yang tercantum dalam kwitansi sudah sesuai, terutama karena mempertimbangkan layanan ekspres dan pengantaran di malam hari.
"Harga itu menyesuaikan karena pengerjaannya ekspres, ditambah pengantaran malam," ujarnya.
Enny juga menyampaikan bahwa jumlah cucian yang diterima tidak menentu, tergantung pada aktivitas di rumah jabatan, seperti acara atau kunjungan keluarga.
"Kadang banyak, kadang sedikit, tergantung kegiatan di sana. Saya hanya mengerjakan sesuai permintaan," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud