- Seorang polisi di Kalimantan Selatan viral lantaran merokok sambil menyetir.
- Anggota berpangkat AKBP itu awalnya ditegur pengendara lain karena sikapnya.
- Belakangan, oknum tersebut menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat.
SuaraKaltim.id - Oknum polisi di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang viral merokok sambil menyetir mobil tanpa memakai sabuk pengaman akhir meminta maaf secara terbuka ke publik.
Anggota berpangkat ajudan komisaris besar polisi (AKBP) tersebut menyampaikannya melalui video yang beredar luas di media sosial.
"Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat luas. Saya mengakui kesalahan saya, karena merokok sambil berkendara tanpa mengenakan sabuk pengaman," ucapnya dalam video yang dilihat Rabu (6/5/2026).
Dia menyadari jika beban pribadi bukan alasan untuk melanggar aturan lalu lintas.
"Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang oknum anggota Polri berpangkat AKBP tengah merokok sambil mengemudikan mobil. Dalam narasi video itu, sang polisi kemudian ditegur oleh pengendara lain.
Namun polisi tersebut justru menanggapi santai dan bahkan mengatakan jika orang yang menegurnya itu cemburu.
Dalam rekaman tersebut, sang polisi juga nampak tidak menggunakan sabuk pengaman yang jelas melanggar aturan ketentuan berlalu lintas.
Melansir Antara, Polda Kalsel memastikan menindak oknum anggota kepolisian yang kedapatan merokok saat mengendarai mobil di Banjarmasin hingga videonya viral di media sosial.
"Kami secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perilaku anggota tersebut," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Adam Erwindi, Selasa (5/5/2026).
Kabid Humas memastikan Polda Kalsel telah mengambil langkah terhadap anggota Polri yang bersangkutan.
Adam menyebut Bidang Propam Polda Kalsel telah melakukan pemeriksaan dan anggota yang terindikasi melakukan pelanggaran diberikan sanksi sesuai ketentuan di internal Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit