SuaraKaltim.id - Jalan R Suprapto kian memprihatinkan. Jalur sebelah kiri menuju Simpang 3 Ramayana ini banyak berlubang. Bahkan lubang-lubang itu membahayakan para pengendara.
Belum lagi kalau terjadi hujan, air akan menutupi dan pengendara akan sulit menghindar. Jalur tersebut saat ini mengalami penyempitan, karena ada pengerjaan saluran drainase dan trotoar.
Berdasarkan penelusuran jaringan media ini, untuk jalur sebelah kiri menuju Simpang 3 Ramayana ada sekitar 50 meter jalan rusak mulai dari ringan hingga sedang.
Begitupun sebaliknya. Tepat di depan RS Amalia terdapat titik kerusakan sepanjang 5 meter dan ketika ingin menuju Jalan Ahmad Yani belokan kana terdapat banyak gelombang.
"Itu banyak yang rusak mas. Meski tidak parah tapi cukup membahayakan. Kalau hujan terutama kita pengendara mana bisa melihat jelas," kata Ahmad yang ditemui di lokasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (26/9/2022).
Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang Anwar Nurddin mengatakan, belum ada jadwal perbaikan khusus di Jalan R Suprapto.
Karena jalan tersebut berstatus aset nasional, PUPRK Bontang selalu berupaya agar bisa diperbaiki oleh Balai Perbaikan Jalan Nasional (BPJN). Namun, di 2022 ini ternyata dua kegiatan pembangunan Jalan Tol poros Bontang-Samarinda, dan poros Bontang-Sangatta informasinya dibatalkan.
"Kemarin kami sampaikan jadi dari dua proyek itu bisa sedikit memasukkan perbaikan di Jalan R Suprapto. Ternyata kegiatan itu di batalkan," katanya.
Dengan begitu, alternatif pengaspalan ulang rencananya akan dilakukan pada 2023 menggunakan APBD Kota Bontang. Namun, harus mendapat persetujuan terlebih dahulu ke BPJN.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas di Tempat Akibat Luka di Kepala, Tertabrak Truk di Jalisum
"Kalau disetujui akan kami perbaiki rencana di 2023 mendatang. Kalau saat ini bisa dilakukan tambal sulam menggunakan aspal dingin. Mungkin minggu depan ada lagi pengerjaan itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot