SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakilnya Najirah, tahun ini bakal punya tunggangan baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menganggarkan Rp 3,8 miliar untuk membeli 4 mobil bagi wali kota dan wakil wali kota.
Dua mobil seharga di atas Rp 1 miliar, setara Alphard dibeli sebagai mobil dinas. Kemudian, mobil SUV setara Pajero Sport senilai Rp 760 juta untuk Wali Kota yang digunakan untuk kendaraan operasional.
Sedangkan mobil MPV seharga Rp 340 jutaan untuk Wawali sebagai kendaraan operasionalnya. Berdasarkan laman Sistem Informasi Rencana Umum (Sirup) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), untuk 2 mobil dinas setara Alphard menelan anggaran Rp 2,7 Miliar.
Adapun jenis spesifikasi kendaraan 2GR-FKS, 6 Cylinders, V-type, 24-valve, DOHC, Chain Drive with VVT-I. Dengan kapasitas Mesin/Silinder 3.456 cc.
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 75 Liter Jenis Bahan Bakar Gasoline Transmisi Automatic. Serta 4 Cylinders, in-line type, 16-valve DOHC, Chain Drive with Dual VVT-I. Kapasitas Mesin/Silinder 2.494 cc. Kapasitas Tangki Bahan Bakar 75 Liter.
Jika dilihat dari spesifikasi tersebut, mobil yang akan dipakai ialah Toyota Alphard dengan tipe Q untuk Wali Kota, dan Toyota Alphard tipe G untuk Wakil Wali Kota.
Kendaraan Operasional
Tak cukup 2 mobil mewah, untuk keperluan operasional kepala daerah ada juga pembelian mobil SUV dan MPV. Anggaran yang dikucurkan senilai Rp 1,1 Miliar.
Mengacu data Sirup LKPP, spesifkask mobil operasional Wali Kota dengan tipe SUV kapasitas mesin silinder 2.442 CC, kapasitas Bahan Bakar 68 liter/solar transmisi Autometic dengan harga Rp 760 jutaan. Sumber klik kaltim mobil yang bakal dibeli yakni Pajero Sport.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Wartawan Karawang Diambil Alih Polda Jabar, Ini Alasannya
Sedangkan untuk mobil operasional Wakil Wali Kota dengan Tipe - Selinder 1498 cc Bahan bakar 42 liter, 4 selinder, bahan bakar gassoline, dengan harga Rp 347 juta atau setara Honda HRV.
Pengadaan itu dimulai pada Oktober hingga Desember mendatang.
Dikonfirmasi soal hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bontang Aji Erlynawati mengatakan, pengadaan mobil dinas kepala daerah sudah dipertimbangkan dengan matang. Apalagi, dengan rentan waktu mobil sudah dipakai sejak lama dan perlu diperbaharui.
"Memang mobil Pak Wali dan Bu Wakil sudah harus diganti. Anggaran pun tersedia," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (5/10/2022).
Dilanjutkannya, untuk pengadaan mobil dinas juga tidak mempengaruhi berjalannya program lain yang sudah disusun.
"Semua ada ketentuannya dan aturannya tidak asal-asalan dijalankan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri