SuaraKaltim.id - Skuad Borneo FC diliburkan kembali selama 10 hari. Namun, tak otomatis para pemain bisa bersantai, karena tetap diberikan porsi latihan dari pelatih.
Harapannya saat latihan bersama, kondisi kebugaran pemain masih terjadi. Mengingat Pesut Etam akan melakoni jadwal pertandingan yang cukup padat untuk kompetisi Liga 1.
Asisten Pelatih Miftahuddin Mukson mengatakan, untuk memastikan program latihan tetap berjalan, tim pelatih akan memantau latihan para pemain melalui zoom meeting.
“Kami sudah memberi program latihan yang harus dilakukan pemain selama masa libur ini,” ujarnya dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (19/10/2022).
“Nantinya bakal ada sesi latihan via zoom meeting untuk memantau latihan bersama. Ini kami lakukan agar pemain benar-benar bisa terus menjaga kondisi mereka.”
Sebelumnya, para pemain diliburkan selama sepekan. Hal itu setelah kompetisi Liga 1 disetop sementara, pasca Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 korban jiwa hingga saat ini.
“Kami mau nanti pemain setelah libur, mereka berada di kondisi yang tidak jatuh. Makanya kemarin ada tes sebelum mereka pulang dan akan di tes ulang sekembalinya mereka dari libur sebelum kami memulai latihan,” ucapnya.
Soal dihentikannya kompetisi sementara, Miftah cukup memahami. Karena tragedi Kanjuruhan merupakan masa kelam sepak bola nasional dan menjadi perhatian sepak bola internasional.
“Kasus Kanjuruhan adalah kasus besar. Jadi saat ini semua tim harus menerima keputusan terkait dihentikannya sementara Liga 1,” tandasnya.
Baca Juga: Nasib Si Doel yang Bukan Anak Betawi, Pernah Main di Ajax Kini Nganggur: PSSI Minat Naturalisasi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa