SuaraKaltim.id - Lubang bekas galian tambang kembali disorot. Kali ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun yang menyoroti hal tersebut.
Ia meminta kepada perusahaan tambang batu bara untuk memberikan pengamanan pada lubang bekas galian tambang. Tujuannya, agar tidak menimbulkan korban lagi.
Karena menurutnya, di Kaltim sudah ada 41 nyawa hilang akibat tenggelam di lubang bekas galian tambang.
"Saya kembali tegaskan kepada perusahaan pertambangan tidak membiarkan begitu saja pada lubang bekas tambang yang kini menjadi danau sangat dalam, karena kondisi ini membahayakan bagi keselamatan warga," ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (21/10/2022).
Untuk itu, lubang bekas galian tambang harus diberi pengamanan kuat. Agar, tidak ada lagi korban jiwa.
Ia meminta, minimal pengamanan yang dilakukan adalah pagar dan larangan mendekati lubang bekas tambang karena berbahaya. Ia mengaku prihatin terhadap kematian warga akibat tenggelam di lubang bekas tambang.
"Apalagi kejadian ini sampai berulang-ulang dalam beberapa tahun, yakni totalnya sebanyak 41 orang meninggal berdasarkan data dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim," jelasnya.
Ia berharap, aparat penegak hukum dapat menegakkan hukum, guna mencapai efek jera bagi pemilik perusahaan yang membiarkan lubang bekas tambang dan menyebabkan warga meninggal.
Karena jika ada hukuman yang setimpal, tentu yang lainnya akan jera dan melakukan reklamasi terhadap lubang tambang.
"Kalau DPRD tidak memiliki kewenangan untuk menindak, fungsi DPRD dalam hal ini adalah pengawasan dan meminta pemilik usaha tambang untuk melakukan reklamasi agar kejadian tersebut tidak terulang lagi," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei