SuaraKaltim.id - Polisi akhirnya menyebar wajah dan identitas terduga pelaku penusukan yang menewaskan bocah perempuan berinisial PS yang kekinian masih buron.
Pembunuh gadis berhijab yang dieksekusi sepulang mengaji di kawasan Cibeureum, Cimahi itu kini masuk dalam daftar pencarian orang oleh kepolisian setempat.
Dilihat Minggu (23/10), berdasar foto yang diunggah akun Instagra, @infobdgbaratcimahi, disebutkan jika terduga pelaku bernama Rizaldi Nugraha Gumilar alias Ical.
Pria berusia 22 tahun itu tercatat merupakan warga Gang Saluyu VI, RT 04/04, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Adapun ciri-ciri buronan polisi itu yakni memiliki tinggi 160 cm, berambut pendek ikal dan bertubuh kurus. Disebutkan jika pelaku juga memiliki tato di kedua lengannya.
Akun tersebut juga menampilkan rekaman kamera CCTV terkait insiden penusukan yang dilakukan pelaku. Dalam rekaman CCTV itu terlihat jika korban sempat berpisah dengan rekannya di sebuah pertigaan.
Tak berapa lama, pelaku muncul dengan menaiki sepeda motor.
Dalam video terlihat pria berkaos putih dan mengenakan topi itu lalu turun dari sepeda motornya dan bergegas berlari mengejar korban yang mengenakan kerudung warna hitam dan celana rok merah saat menuju rumahnya.
Diduga setelah menusuk korbannya, pelaku terlihat balik lagi menuju sepeda motor yang terpakir di gang. Kemudian dia pun terlihat langsung mencap gas sepeda motornya untuk melarikan diri.
Baca Juga: Rudolf Terlihat Blingsatan di Lift saat Korban Masih Hidup, Netizen: Kayaknya Emang Kurang 1 Ons
Beredarnya informaasi DPO itu menjadi sorotan netizen. Kebanyakan netizen geram hingga turut menyebarkan tampang dan identitas pelaku yang kini masih diburu polisi.
Terkait kasus ini, ada juga netizen yang masih penasaran dengan motif pelaku yang tega menusuk korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu. Sebab, netizen lain menimpali jika kabarnnya tidak ada barang-barang yang hilang setelah korban ditusuk oleh pelaku.
Setelah wajah dan identitasnya diumbar ke publik, netizen lain turut merasa geram dengan tindakan pelaku yang tega menusuk korbannya hingga tewas.
"Pengen tahu banget motifnya karena apa ," kata akun @ay*****.
"Katanya ga ngambil barang berharga kak," sahut akun @yud****.
"Motifnya apa? Syarat masuk geng motor apa gimana? Kalau pencurian gak mungkin banget," kata akun @sukatehsusu
Tag
Berita Terkait
-
Rudolf Terlihat Blingsatan di Lift saat Korban Masih Hidup, Netizen: Kayaknya Emang Kurang 1 Ons
-
Pihak Kepolisian Resmi Merilis Foto dan Identitas Terduga Pelaku Pembuhunan Bocah di Kota Cimahi
-
Terungkap, Begini Tampang Pelaku Penusukan Bocah 12 Tahun di Cimahi
-
Lesti Kejora soal Tipe Pria Idaman Tak Kasar, Publik: yang Penting Ganteng
-
Ulah Netizen BIlang Perlakukan Rizky Billar ke Dindahauw dan Lesti Kejora Beda Banget, Sayang ke Dinda
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa