SuaraKaltim.id - Publik dihebohkan dengan peristiwa pembantu rumah tangga yang babak belur karena diduga disiksa pasangan suami istri yang menjadi majikannya. Peristiwa itu terbongkar saat warga mendobrak sebuah rumah ketika melihat korban berdiri di jendela minta tolong.
Kejadian itu pun viral setelah video amatir yang direkam warga beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, warga di lokasi juga menunjukan luka-luka di sekujur tubuh PRT diduga akibat penyiksaan dari sang majikannya.
Video PRT korban penyiksaan itu turut diunggah ulang akun Instagram, @terangmedia.
Dilihat Senin (31/10), akun tersebut juga turut mengunggah video saat pasutri, majikan PRT itu terlibat bersitegang dengan warga dan aparat keamanan. Tampak, wanita berkacamata terlihat tidak sudi ketika rumahnya dihancurkan oleh warga.
"Bapak tau gak itu kejadiannya seperti apa? Jangan sampai nuduh tapi gak ada buktinya, gitu. Kalau misalnya tidak menuduh, kenapa rumah saya dihancurkan. Coba kenapa?," kata wanita dalam video itu, dikutip Senin (31/10/2022).
Dalam video itu terlihat warga menanggapi ucapan dari pemilik rumah yang diduga menjadi terduga pelaku yang telah menganiaya korban.
"Dia (PRT) nangis-nangis minta tolong. Di jendela itu kan kelihatan. Ada ibu-ibu lewat, ibu-ibu tidak bisa bergerak seperti apa, karena terbatas. Pak Amirlah (Ketua Pengamanan RT) ditelepon ibu-ibu itu. Pak Amir telepon saya, saya Kepala Keamanan RW. Lantas saya cek di situ, betul, dia nangis sambil berdiri," kata pria dalam video itu.
"Saya tanya, kenapa ini?," lanjutnya.
"Terus kenapa katanya?," timpal wanita itu.
Baca Juga: Viral Es Kopi Super Jumbo, Cocok untuk Bekal Begadang 5 Malam
"Dipukuli. Matanya memar ya, matanya merah kayak berdarah," jawab warga.
Dalam narasi video itu disebutkan jika peristiwa penyiksaan PRT itu terjadi di Perumahan Bukit Permata, blok G1, RT 04/22, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Adapun PRT yang menjadi korban penyekapan dan penyiksaan bernama Rohimah (29). Sementara, pasutri majikan korban berinisial J (29) dan L (28).
Disebutkan setelah kasus itu terbongkar, pasutri itu sudah ditangkap aparat kepolisian. Sedangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan terkait luka-luka di sekujur tubuhnya itu.
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026