SuaraKaltim.id - Pemprov Kaltim melalui Biro Perekonomian dan instansi terkait, bakal menyelenggarakan Operasi Pasar Murah di beberapa kabupaten/kota. Operasi Pasar Murah ini digelar sebagai upaya untuk menekan angka inflasi.
Pelaksanaan Operasi Pasar ini, akan dipusatkan di Kutai Kartanegara (Kukar) pada 7 November 2022. Juga digelar secara serentak di tiga kabupaten kota lain, di antaranya Kutai Barat (Kubar), Paser, dan Samarinda.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Iwan Darmawan saat memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Operasi Pasar Murah di Ruang Tepian 1 Lantai Kantor Gubernur Kaltim belum lama ini.
“Menyikapi kondisi global dan terjadinya inflasi di beberapa negara. Pemerintah pusat, meminta kabupaten/kota untuk mengantisipasi dan menekan angka inflasi. Oleh karena itu, kita akan menggelar operasi pasar ini sebagai bagian dari upaya menekan inflasi,” katanya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022).
Ia menjelaskan, angka inflasi Kaltim masih cenderung relatif stabil jika dibandingkan dengan daerah lain. Yakni pada angka 5,84 year on year (yoy) per Oktober 2022.
Namun, pihaknya mengaku tetap waspada dan mengantisipasi naiknya angka inflasi daerah berjulu Bumi Mulawarman tersebut.
“Kita tidak boleh lengah dan tetap melakukan langkah-langkah untuk menekan inflasi. Terlebih 80 persen bahan pangan kita, berasal dari luar Kaltim. Jadi ini sebenarnya rentan,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya gelar operasi pasar murah ini, kehadiran pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat. Pemberian subsidi dalam pasar murah juga membantu masyarakat di tengah dampak multiplier effect dari kenaikan harga BBM.
Adapun pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang akan dipusatkan di Stadion Rondong Demang Tenggarong ini, rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.
Baca Juga: Edukasi Petani Tata Cara Pengomposan, Pupuk Kaltim Mulai Program Agrosolution di Trenggalek
Kegiatan Operasi Pasar Murah melibatkan Perangkat Daerah (PD) tingkat provinsi. Di antaranya seperti Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Di samping itu, kegiatan Operasi Pasar Murah ini juga didukung oleh Bank Indonesia (BI) Kaltim dan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Seperti Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara, PT. Migas Mandiri Pratama (MPP), Perusda Melati Bhakti Satya (MBS) dan Perusda Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera.
Hadir dalam Rapat Persiapan Kegiatan Operasi Pasar Murah, Kepala Bagian (Kabag) Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim, Anik Suhartatik serta seluruh perwakilan dari PD terkait. Diskominfo Kaltim, diwakili oleh Staf Bidang IKP, Pranata Humas Terampil, Fitria Ariska dan Dafa Ezra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi