SuaraKaltim.id - Stadion Batakan Balikpapan kini menjadi kandidat venue Piala AFF U-20 yang akan berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023 nanti.
Stadion Batakan masuk dalam kandidat bersama Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Gelora Sriwijaya, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion I Wayan Dipta.
Stadion yang menjadi homebase Persiba Balikpapan itu dinilai sangat layak menggelar pertandingan internasional. Dengan kapasitas 40 ribu penonton, Batakan pernah menggelar event internasional seperti Asian School Football Championship dan pemain legend Arsenal hingga Liverpool.
Kabar tersebut tentu menjadi kebanggaan masyarakat Balikpapan. Hanya saja saat ini pihak Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Stadion Batakan belum menerima secara resmi surat dari penyelenggara maupun PSSI. Hanya saja ketika memang bakal ditunjuk menjadi tuan rumah kesiapan sudah seratus persen.
“Kami tahunya lewat berita saja di media kalau Stadion Batakan bakal dijadikan venue Piala AFF,” kata Kepala UPTD Stadion Batakan Andi Budi Utama, saat ditemui Senin (7/11/2022).
Kendati demikian, pihak UPTD sudah sangat siap andai Stadion Batakan memang benar bakal menjadi tempat berlangsungnya pentas olahraga se-Asia Tenggara itu. Bahkan, saat ini perawatan rumput lapangan hingga sistem drainase
“Kemarin kita baru abis perbaiki sistem drainasenya. Juga penyegaran rumput kembali. Kalau kesiapan yang lain sih paling pembersihan bangunan aja, seperti pemilihan biasa. Kayak perbaikan plafon, AC, Lift dan lainnya,” tambah Budi.
Secara kesiapan ditambahkan Budi, Stadion Batakan sudah cukup berpengalaman menggelar pertandingan internasional. Seperti Timnas Pelajar U-18 yang terbilang cukup sukses dengan animo yang sangat luar biasa. Selama gelaran turnamen itu seluruh tribune terisi penuh.
“Kalau permintaan panitia nanti dibuka sampai atas yah kita buka. Tapi kalau kami sih lebih menyarankan yang dibawah aja dulu. Karena terkait keamanan,” ujarnya.
Baca Juga: Dear Presiden Jokowi, Kapan Berkas Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh Ditandatangani?
Meski begitu, yang menjadi kendalanya adalah lahan parkir. Ia mengakui sampai saat ini lahan parkir di Stadion Batakan belum begitu sempurna.
Lahan yang disiapkan masih lapangan berumput dan butuh peningkatan. Ia berharap jika Stadion Batakan dipilih, maka fokus utamanya adalah memperbaiki lahan parkir tersebut.
“Kami sudah punya lahan sebenarnya, cuma belum representatif karena masih dalam bentuk lapangan yang berumput gitu, belum permanen. Harapan kami kalau memang Stadion Batakan dipilih ya kami minta itu,” pungkasnya.
Kontributor: Arif Fadillah
Berita Terkait
-
PSSI Dicuekin Klub Jordi Amat dan Sandy Walsh Usai Permohonan untuk Gabung TC Jelang Piala AFF
-
Profil Mario Rivera, Sosok Penting dalam Laju Impresif Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala AFF 2022
-
Shin Tae-yong Dijamin Senang Lihat Witan Sulaeman Cetak Gol sebagai Striker di AS Trencin, Ini Alasannya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa