Menurutnya, Wali Kota Rahmad Mas’ud bersama Penjabat Sekretaris Daerah Muhaimin, termasuk Disporapar dan 9 cabor yang gagal ikut Porprov sudah menggelar rapat Kamis sore.
“Rapatnya alot untuk meredam kemarahannya, karena meminta legowo 9 cabor ini. Karena dilema benar Pak Wali antara memberangkatkan atau tidak,” katanya.
Sementara 9 cabor yang gagal ikut Porprov sangat disesalkan karena sebenarnya lumbung Balikpapan meraup medali emas. Seperti bulu tangkis, sepak bola, takraw dan lainnya.
Katanya, keberangkatan atlet dan official bertahap, tergantung jadawal pertandingan. Namun rencananya mulai Jumat (18/11/2022) sudah ada atlet dan official yang berangkat.
“Ada sekitar 500-600 atlet dan official yang akan berangkat, dari total 790 seluruhnya. Tapi karena ada 9 cabor yang gagal ikut Porprov jadi berkurang,” tukasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Pegadaian Imbau Nasabah Tetap Tenang, Likuiditas Tabungan Emas Aman dan Terjamin
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI dalam Menyukseskan Program Perumahan Rakyat
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana
-
3 Mobil Bekas 7-Seater Harga 50 Jutaan, Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Meningkat, Kaltim Sukses Produksi 270 Ribu Ton Padi pada 2025