
SuaraKaltim.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan video pembasmian tananam ganja dengan cara dibakar. Terlihat sejumlah orang sedang membakar tananam ganja yang ditemukan.
Video itu viral lantaran terdengar sejumlah orang dalam video itu tertawa ketika pria diduga polisi sedang yang menjelaskan soal temuan tanaman ganja yang sedang dimusnahkan. Video itu viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram, @fakta.indo, Sabtu kemarin.
"Warga sedang memusnahkan tanaman ganja dengan cara dibakar," demikian dikutip Minggu (20/11/2022).
Pria yang mengenakan kaos kutang itu terlihat memamerkan tananam ganja di lokasi pemusanahan barang bukti.
Baca Juga: Mengenal Urip Saputra dan Aksinya: Pura-Pura Mati Masuk Peti Buntut Utang Rp 1,5 Miliar
Tampak kepulan asap tebal dari pemusnahaan tanaman ganja itu membubung tinggi. Saat menjelaskan soal itu, tampak terdengar pria yang merekam video tertawa-tawa diduga terkena efek dari ganja yang dimusnahkan dengan cara dibakar.
"Hai pemirsa, ini tanaman (ganja) yang sangat bersemangat buat para penanam, bukan buat kita-kita," katanya pria dalam video disambut tawa sejumlah orang di lokasi pemusnahaan tananam ganja.
Suara tertawa pun kembali pecah kala pria dalam video itu menyebutkan soal larangan menanam ganja. Dalam video terlihat pria itu pun coba memasukan barang bukti tanaman ganja ke saku celana pendeknya.
Sontak, hal itu membuat orang-orang termasuk pria yang merekam video itu tertawa lepas.
"Nah, buat kalian muda-mudi, jangan lupa ini gak boleh ditanam di negara manapun, kecuali di negara luar-luar sana, di sini dilarang ya. Kalau dapat yang tanam, kita borgol, kita bawa. Cuman ini, beruntungnya, kita cuma dapat barang buktinya, ini ya," katanya disambut tawa orang-orang.
Baca Juga: Garang Saat Tendang Nenek-nenek, Pelajar Minus Akhlak Ini Hanya Tertunduk Takut Saat Diciduk Polisi
"Ini sudah kita basmikan semuanya. Jangan lupa kalian semua tak boleh menanam ini (ganja). Ini sangat berbahaya, parah ini," kata pria sembari pura-pura mengantongi barang bukti ganja di lokasi itu.
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Kosong? Israel Rebut "Zona Keamanan", Warga Takut Depopulasi Permanen
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?
-
Masyarakat Maluku Diajak Bersatu, Upaya Perdamaian di Seram Utara Terus Dilakukan
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN