SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan semua wilayah di Benua Etam akan mengalami hujan lebat hingga petir pada Jumat (16/12/2022) sampai Sabtu (17/12/2022).
Semua pihak diminta waspada terhadap dampak yang terjadi setelahnya. Hal itu disampaikan Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani belum lama ini.
"Peristiwa ini dapat menyebabkan banjir, sungai meluap, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan," ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (16/12/2022).
Informasi prakiraan cuaca ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing.
Tujuannya, agar dapat dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampaknya ke masyarakat. Rincian dari wilayah yang berpotensi mengalami peristiwa tersebut antara lain, di Kota Balikpapan pada Jumat sekitar pukul 23.00 Wita hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, hujan petir diprakirakan terjadi di semua kecamatan.
Di Kota Samarinda pada Sabtu dini hari, hujan petir diprakirakan terjadi di enam kecamatan. Yakni Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Ilir, Samarinda Kota, Samarinda Ulu, Samarinda Utara, dan Kecamatan Sambutan.
"Untuk hujan petir di Kota Bontang diprakirakan terjadi pada Jumat sekitar pukul 11.00 Wita dan 23.00 Wita di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Bontang Selatan, Bontang Barat, dan Bontang Utara," jelasnya.
Hujan petir di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat sekitar pukul 11.00 Wita dan 17.00 Wita di Kecamatan Tabang, Kembang Janggut, Tenggarong Seberang, pukul 23.00 Wita di Sebulu, Kembang Janggut, Kenohan, Muara Kaman, dan Kecamatan Kota Bangun.
Pada Sabtu dini, hujan lebat hingga hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Muara Badak, Muara Muntai, Sebulu, Kembang Janggut, Kenohan, Kota Bangun, Marangkayu, Kenohan, dan Kecamatan Muara Wis.
Baca Juga: Gempa Sebabkan Kerusakan 46 Rumah di Karangasem dan Berpeluang Tanah Longsor
Kabupaten Berau pada Jumat sekitar pukul 11.00 wita hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Tanjung Redeb, Pulau Derawan, Gunung Tabur, Sambaliung, Teluk Bayur, pada Sabtu dini hari di Kecamatan Pulau Derawan.
"Hujan lebat dan hujan petir berpotensi terjadi di Kabupaten Kutai Timur sekitar pukul 17.00, 23.00, dan Sabtu dini pada delapan kecamatan, yakni Batu Ampar, Muara Ancalong, Long Mesangat, Muara Bengkal, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Kecamatan Telen," katanya.
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN