SuaraKaltim.id - Karmila warga RT 5 Selambai, Lok Tuan, Bontang Utara tidak berhenti berdoa untuk menanti kedatangan suaminya bernama Restu Baihaqi (32). Sang kepala keluarga itu belum pulang sejak Senin (27/02/2023) siang.
Karmila menceritakan suaminya bekerja di depot air minum. Saat istirahat siang, suaminya sempat pulang untuk makan siang dan kembali bekerja.
Namun menjelang pukul 14.00 Wita, suami sempat pulang dan mengambil helm. Saat itu suaminya mengatakan akan mengantar bosnya. Momen itu menjadi yang terakhir kali Karmila bertemu dengan suami hingga saat ini.
"HP suami saya tertinggal di rumah. Saya datang ke tempat kerjanya ternyata bosnya ada saja," tutur Karmila, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (28/02/2023).
Pada malam hari, Karmila sempat menerima kabar sang suami ikut kawannya ke Samarinda. Belakangan diketahui, informasi itu tidak benar.
"Saya sudah melaporkan ke Polisi. Makanya saya ini juga was-was. Mana ada anak juga satu di rumah terus suami belum pulang," tuturnya.
Ciri-ciri dari sang suami, tinggi, warna kulit sawo matang, memiliki tato di dua tempat. Di lengan bergambar monyet, dan di belakang pundak bertuliskan HAKI.
Dikonfirmasi Babintamtibnas Lok Tuan Aipda Ahmad Bajuri sudah memintai keterangan sang isteri dan tempat suami bekerja.
Saat ini masih mengumpulkan keterangan dan upaya pencarian melalui informasi keberadaan terakhir pria bernama Restu Baihaqi.
Baca Juga: Truk Mogok di Purwakarta Ditabrak Pemotor, Korban Alami Ini
"Saya sudah datang. Ibu itu udah lapor ke Polsubsektor Loktuan. Kita cari informasi lebih lanjut dulu mas," tutur Bajuri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa