Jembatan Kilometer 5 Poros Bontang-Samarinda. [KlikKaltim.com]
Hal itu dikarenakan jembatan itu hanya bisa dilintasi kendaraan secara bergantian. Salah satu Polantas Kutim mengatakan, kemacetan biasa terjadi pada pagi dan sore hari.
"Masih tetap buka tutup. Cuman tidak seperti kemarin. Karena plat bajanya jebol jadi kendaraan pelan. Kalau sekarang sudah diperbaiki," tuturnya.
Dirinya menghimbau kepada pengendara untuk tetap berhati-hati. Karena selain jembatan yang hanya satu jalur. Akses jalan juga terbilang rusak cukup parah.
Tidak jarang kemacetan terjadi karena truk bermuatan besar kandas atau tersangkut di lubang yang ada persis didepan SPBU Kilometer 8.
"Harus tetap hati-hati. Jaga jarak kendaraan dan tetao waspada terhadap jalan rusak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Duel Tensi Tinggi Persija vs Persib, Polresta Samarinda Kerahkan Ratusan Personel
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air