- Pemprov Kaltim merealisasikan bantuan biaya pendidikan bagi 21.903 mahasiswa baru.
- Capaian program Gratispol ini merupakan hasil perencanaan melalui APBD Perubahan 2025.
- Bantuan tak lagi hanya semester awal, melainkan mencakup semester satu hingga delapan.
SuaraKaltim.id - Kepala Diskominfo Kalimantan Timur, Muhammad Faisal menyatakan bahwa Pemprov telah merealisasikan bantuan biaya pendidikan bagi 21.903 mahasiswa baru.
Pemprov Kaltim telah membayarkan biaya uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa untuk semester pertama melalui program unggulan "Gratispol" pada tahun 2025.
"Alhamdulillah, komitmen gratis biaya kuliah melalui program Gratispol sudah terealisasi. Sebanyak 21.903 mahasiswa baru di Kaltim kini bebas biaya UKT untuk semester satu," ungkap Faisal.
Dia menjelaskan bahwa capaian program Gratispol ini merupakan hasil perencanaan matang melalui APBD Perubahan 2025.
Faisal mengatakan program ini dirancang khusus untuk mencetak "Generasi Emas Kaltim" yang unggul dan memiliki daya saing global.
Ia menambahkan cakupan program ini akan diperluas secara masif pada 2026 melalui skema APBD 2026. Bantuan tidak lagi hanya untuk semester awal, melainkan mencakup semester satu hingga delapan.
Program Gratispol juga akan menjangkau mahasiswa yang berkuliah di luar daerah melalui skema kerja sama resmi.
Total penerima diproyeksikan melonjak hingga 124 ribu mahasiswa, mencakup jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3).
Secara rinci, program ini memberikan jaminan biaya selama 8 semester untuk jenjang S1, 4 semester untuk jenjang S2 dan 6 semester untuk jenjang S3.
Faisal mengingatkan agar calon penerima bersikap proaktif. Seluruh mahasiswa wajib mendaftar secara mandiri melalui portal resmi pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id.
Adapun syarat utama yang harus dipenuhi antara lain, Memiliki KTP Kalimantan Timur, Berdomisili di Kaltim minimal tiga tahun, Tidak sedang menerima beasiswa lain (beasiswa tidak boleh ganda).
"Wajib mendaftar secara mandiri. Tanpa pendaftaran, panitia tidak bisa memverifikasi data mahasiswa yang bersangkutan," tegas Faisal.
Program Gratispol diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi Benua Etam dalam menciptakan akses pendidikan tinggi yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh putra-putri daerah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar