SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 18 titik panas tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Sehingga, semua pihak diajak saling waspada dan menjaga agar tidak terjadi titik panas lagi.
Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Diyan Novrida.
"Sebaran titik panas itu langsung kami informasikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut," ujarnya, disadur dari ANTARA, Kamis (13/04/2023).
Ke-18 titik panas tersebut terpantau pada Rabu (12/04/2023) mulai pukul 01.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA dan langsung disampaikan ke instansi terkait. Terutama ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten masing-masing agar mendapat penanganan.
Baca Juga: Sedia Payung Saat Ngabuburit! Begini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 13 April 2023
Pada 2 hari sebelumnya, pihaknya juga mendeteksi sebanyak lima titik panas yang tersebar di tiga daerah. Yakni, Kabupaten Paser, Kutai Timur (Kutim), dan Kutai Kartanegara (Kukar). Namun, titik panas tersebut kemudian padam setelah dilakukan penanganan oleh pihak terkait.
"Sedangkan 18 titik panas yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda, meskipun ada yang masih dalam satu kabupaten maupun kecamatan yang sama," ucapnya.
Sebaran 18 titik hari ini adalah di Kabupaten Paser dan Kuttim masing-masing terdapat 4 titik, Kutai Barat (Kubar) ada 1 titik, Kukar terdeteksi 7 titik, dan Kabupaten Berau terdapat 2 titik yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Rinciannya adalah 2 titik yang terpantau di Berau tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Sambaliung dan Tabalar, untuk 1 titik yang terdeteksi di Kutai Barat berada di Kecamatan Jempang.
Kemudian 7 titik yang terpantau di Kutai Kartanegara tersebar pada empat kecamatan, yakni Kecamatan Kembang Janggut dan Muara Kaman masing-masing 1 titik, Kecamatan Loa Kulu ada 3 titik, dan di Kecamatan Muara Muntai ada 2 titik.
Baca Juga: Lokasi dan Waktu Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023
"Di Kutai Timur yang terpantau 4 titik, semuanya berada di Kecamatan Bengalon, kemudian 4 titik yang terpantau di Paser, semuanya berada di Kecamatan Batu Sopang," tuturnya.
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran 2025, Ini Daftar Daerah Rawan
-
Terjadi Musim Pancaroba Selama Periode Lebaran, Pengelola Wisata Diminta Siapkan Mitigasi Bencana
-
Mudik Lebaran 2025, Siap-siap Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Ancam Penyeberangan!
Terpopuler
- Pemilik Chery J6 Keluhkan Kualitas Mobil Baru dari China
- Profil dan Aset Murdaya Poo, Pemilik Pondok Indah Mall dengan Kekayaan Triliunan
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Jualan Sepi usai Mualaf, Ruben Onsu Disarankan Minta Tolong ke Sarwendah
Pilihan
-
Bodycharge Mematikan Jadi Senjata Rahasia Timnas U-17 di Tangan Nova Arianto
-
Kami Bisa Kalah Lebih Banyak: Bellingham Ungkap Dominasi Arsenal atas Real Madrid
-
Zulkifli Hasan Temui Jokowi di Solo, Akui Ada Pembicaraan Soal Ekonomi Nasional
-
Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika
-
APBN Kian Tekor, Prabowo Tarik Utang Baru Rp 250 Triliun
Terkini
-
BRI Bantu UMKM Fashion Lokal Unjuk Gigi di Pasar Dunia
-
Dividen Rp31,4 Triliun Menanti, Jangan Lewatkan Cum Date BBRI 10 April 2025!
-
Kebun Raya Unmul Dirusak Tambang Ilegal, Netizen: Unmul, Tunjukkan Taringmu!
-
3,2 Hektare Hutan Pendidikan Unmul Rusak, Kampus Minta Gakkum Bertindak
-
Rudy Mas'ud Bantah Isu Mangkraknya IKN: Pembangunan Masih Berjalan