SuaraKaltim.id - Polresta Samarinda menangkap tiga orang pejudi togel online berinisial MS (54), PR (55), dan AS (55) warga Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Samarinda.
Ketiga pejudi tersebut berperan sebagai pengumpul dana dari warga yang hendak memasang togel online dengan menggunakan situs website kaskustoto dan sakuratoto.
Keuntungan yang didapat per hari mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu.
"Rata-rata tiap hari dana terkumpul Rp 6 juta dari warga, ketiga pelaku mendapat 20-60 persen keuntungan dari pemasangan nomor togel," ungkap Kapolresta Samarinda, Komber Pol Ary Fadli, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (24/05/2023).
Aktivitas ketiga pelaku dilakukan secara sembunyi-sembunyi dengan menyampaikan pesan dari mulut maupun pesan singkat melalui handphone.
"Ada yang datang langsung menemui ketiga pelaku, ada juga yang memasang melalui hp," ucapnya.
Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa handphone, kartu ATM, catatan pembayaran nomor togel, dan bukti transfer bank. Termasuk menyelidiki pemilik kedua situs judi togel online tersebut.
Akibat perbuatannya, polisi menerapkan pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 penjara dan denda Rp 25 juta.
Baca Juga: 537 Personel Polres Purbalingga Turun ke Wilayah RW, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan