SuaraKaltim.id - Sejumlah nama calon Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan (Kaltim) semakin menguat jelang Isran Noor purnatugas. Ada 5 nama yang sudah masuk dalam radar anggota DPRD Kaltim untuk diusulkan ke Kemendagri.
Kelima nama tersebut sama-sama punya pengalaman mempuni. Mereka yakni, Rektor Universitas Mulawarman Prof Abdunnur; Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin; Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik; Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni; dan Deputi Sosial dan Budaya Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Alimuddin.
Berikut profil singkat calon Pj Gubernur Kaltim pengganti Isran Noor, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (14/08/2023):
Prof Abdnuur, merupakan rektor Universitas Mulawarman Samarinda periode 2022-2026. Ia lahir di Bulungan pada 8 Maret 1967. Prof Abdunnur merupakan alumni Unmul dan menyelesaikan studi di sana. Sebelum menjabat sebagai rektor, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Umum, SDM dan Keuangan Unmul sejak 2014.
Baca Juga: Nasi Bekepor Digunakan untuk Sebarkan Agama Islam di Kaltim
Prof Kamaruddin Amin, adalah Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang menjabat sejak 16 Maret 2020. Kamaruddin Amin lahir pada 5 Januari 1969 di Bontang. Kamaruddin Amin adalah seorang doktor dengan predikat Summa Cumlaude dalam bidang studi Islam.
Ia menyelesaikan studi pascasarjana di Rijksuniversiteit Leiden, Belanda, dan memperoleh gelar doktor dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebelum menjabat sebagai Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dari tahun 2014 hingga 2020.
Akmal Malik, saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah di Kementerian Dalam Negeri. Ia lahir pada tanggal 16 Maret 1970. Akmal Malik pernah menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Barat.
Sri Wahyuni, adalah Sekretaris Daerah Kaltim. Lahir di Samarinda, 29 Desember 1970. Dia merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 1992.
Dia juga pernah mengikuti pendidikan di Sekolah Perwira Militer Wajib dan Sekolah Korps Wanita. Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kaltim, ia pernah menjabat sebagai Kepala Desa Long Ikis Paser. Selain itu, Ia juga memiliki pengalaman dalam bidang kehumasan selama 6 tahun di Pemkab Kukar.
Baca Juga: Kaya Budaya, Kaltim Punya Belasan Bahasa Daerah
Alimuddin, merupakan Deputi Sosial dan Budaya Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Alimuddin memiliki latar belakang yang beragam dalam karirnya.
Berita Terkait
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
Siapkan Stok Pupuk Subsidi Lebih Dari 257 Ribu Ton, Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan
-
Berhasil Pertahankan PROPER Emas ke-8, Pupuk Kaltim Perkuat Posisi Sebagai Pelopor Keberlanjutan
-
Pupuk Kaltim Jamin 265.009 Ton Stok Pupuk Subsidi Untuk Dukung Ketahanan Pangan
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN