SuaraKaltim.id - Aksi seorang wanita berhijab bikin heboh lantaran berniat bunuh diri dan hendak melempar bayinya ke rel kereta api. Namun, nyawa keduanya bisa diselamatkan setelah percobaan bunuh diri itu digagalkan oleh sejumlah petugas keamanan.
Berdasar narasi pada video yang dibagikan akun Instagram @fakta.jakarta, peristiwa ibu muda yang nekat mau melempar bayinya saat kereta sedang melintas terjadi di Stasiun Pasar Minggu Jakarta, Minggu (03/09/2023).
Disebutkan aksi nekat wanita yang hendak bunuh diri itu lantaran yang bersangkutan diduga mengalami baby blues syndrome. Alias, gejala cemas dan sedih yang berlebihan pada wanita setelah melahirkan.
Dalam unggahan itu, tampak seorang petugas terlihat mencoba menghalau wanita itu saat hendak melakukan bunuh diri. Tampak wanita itu berusaha berontak saat kedua tangannya dipegang oleh petugas.
Terlihat juga petugas lainnya yang berhasil menyelamatkan bayi dari wanita itu. Sementara, seorang penumpang wanita lainnya terlihat memaki-maki ibu muda yang nyaris melakukan aksi bunuh diri di stasiun tersebut.
Dalam video, terdengar tangisan bayi saat digendong oleh petugas.
"Beruntung aksinya tersebut berhasil digagalkan petugas stasiun kereta api dan warga yang ada di lokasi," tulis keterangan dalam video, disadur Selasa (05/09/2023).
Aksi wanita yang hendak bunuh diri dengan bayinya di stasiun itu menjadi sorotan netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Namun, tak sedikit netizen yang justru terenyuh dan tidak mau menyudutkan wanita yang hendak melakukan aksi bunuh diri.
Pasalnya, mereka yakin jika wanita itu butuh pendampingan. Khususnya, secara mental.
Baca Juga: Nyaris Buang Bayinya di Rel Kereta, Ibu Muda Ditangkap Petugas di Stasiun Pasar Minggu
"Gak mau ngejudge ibunya, soalnya kita gak tau apa yang ada di pikiran ibunya sekrang ini," tulis seorang netizen disertai emoji sedih.
"Sini sini ibu, ibu kenapa tolong cerita sama aku," timpal yang lain.
"Ingin peluk kamu mbak. Kamu perlu pelukan, aku tau banget rasanya, karena aku juga punya bayi," sahut netizen lainnya.
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa