SuaraKaltim.id - Menjelang Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan bahwa pemilih dari kelompok milenial dan Generasi Z memiliki jumlah yang signifikan. Milenial berjumlah sekitar 1 juta pemilih, sementara Generasi Z yang berusia di bawah 26 tahun mencapai 670 ribu pemilih.
Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah mengatakan, dengan banyaknya pemilih dari kelompok milenial dan Generasi Z ini maka peserta pemilu bisa melihat keduanya sebagai pasar terbesar. Khususnya ketika peserta pemilu hendak melakukan sosialisasi atau kampanye.
"Komposisi pemilih terbesar di Kaltim ada dari kelompok generasi Z dan milenial. Berdasarkan penelitian, generasi Z dan milenial ini mayoritas mengakses informasi lewat digital dan serba online," ungkap Rudiansyah, melansir dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (05/09/2023).
Melihat kecenderungan generasi Z dan milenial yang lebih akrab dengan media sosial dan digital dalam mengakses informasi, maka menurutnya, para peserta pemilu mulai bisa mengurangi aktivitas pemasangan-pemasangan alat peraga kampanye (APK) yang biasanya tersebar di jalan-jalan.
"Sebab itu (pemasangan APK) ternyata tidak menjadi rujukan bagi bangsa yang besar ini untuk memasarkan dirinya secara politik di masa kampanye nanti," sambungnya.
Rudiansyah mengatakan, di Pemilu 2024 nanti, semua pemilih akan memberikan hak suaranya untuk 5 tingkatan. Mulai presiden dan wakil presiden, DPR, DPD RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten dan kota. Tanggal pemungutan suara juga sudah ditetapkan, yakni 14 Februari 2024 nanti.
Dalam hal ini, pihaknya berharap tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat. Termasuk untuk menegakkan kedaulatan untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya transaksional.
"Politik harus bisa menjadi bagian untuk menciptakan harga diri bangsa dan menjadi sebuah bagian untuk mengintegrasikan bangsa kita," tandasnya.
Baca Juga: 6 Aksi yang Bisa Dilakukan Generasi Z untuk Lawan Polusi, Sudah Coba?
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan