SuaraKaltim.id - Seorang dukun palsu di Kalimantan Tengah kembali berulah. Dukun tersebut nekat membunuh sepasang suami istri di Kapuas usai sempat memberi syarat tidak biasa demi bisa menjadi kaya raya.
Adalah Sriwanto Andy Ragil Saputra (43) yang terkenal sebagai dukun di Kapuas, Kalimantan Tengah. Dirinya didatangi oleh pasangan suami istri IR (24) dan MS (16) yang ingin memiliki anak dan menjadi kaya raya.
Kedatangan IR dan MS disambut hangat oleh pelaku yang langsung memberi sejumlah syarat agar keinginan kedua pasangan muda ini bisa terwujud. Dirinya menyebut bahwa MS harus mau berhubungan badan dengannya di depan sang suami.
Syarat yang ditawarkan oleh dukun palsu bernama Sriwanto Andy Ragil Saputra ini lalu disetujui oleh pasutri tersebut. Sang istri, MS berhubungan badan dengan IR yang saat itu tidak ada di rumah. Hasil hubungan ini membuat MS akhirnya hamil.
Melihat kondisi keuangan keduanya yang tidak kunjung membaik, IR dan MS lalu terlibat cekcok dengan pelaku dan menudingnya sebagai dukun palsu.
Korban MS yang berada di lokasi sempat berusaha untuk melerai pertengkaran keduanya. Namun dirinya justru terkena pukulan pelaku yang membuatnya pingsan. Pelaku kemudian membacok IR dengan menggunakan mandau hingga tewas.
MS yang sempat pingsan lalu tersadar. Pelaku yang melihat hal ini lalu nekat memperkosa MS sebelum kemudian memukulnya dengan balok hingga meninggal dunia.
Pelaku yang adalah dukun palsu ini kemudian menyingkirkan jasad pasutri tersebut. Jasad keduanya baru ditemukan dua hari berselang oleh warga sekitar. Kini pelaku Sriwanto Andy Ragil Saputra telah resmi ditahan untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Sosok Pasutri yang Terlibat Pesta Seks di Jaksel: Ngaku Ingin Puas dan Happy Ending
Berita Terkait
-
Seksolog Beberkan Waktu Terbaik untuk Berhubungan Seks, Anda Tim Pagi atau Sore?
-
Heboh Pasutri Ikut Pesta Seks di Jaksel, Kenapa Perempuan Nikah Mau Ikut Orgy?
-
Pasutri Ikut Pesta Seks Orgy karena Ngaku Ingin Happy Ending, Kenali Bahayanya
-
Profil 4 Tersangka Pesta Orgy, Ini Peran 'Gila' Mereka Gelar Seks Bebas
-
Sosok Pasutri Penyelengara Pesra Orgy, Tak Happy Bercinta dengan Pasangan Sendiri
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya