SuaraKaltim.id - Kepolisian Resor (Polres) Berau, Kaltim menangkap empat pelaku yang diduga telah mencuri baterai aki di sejumlah Base Transceiver Station (BTS) atau tower yang tersebar di beberapa daerah di Berau.
Wakil Kepala Polres Berau Kompol Rangga Abhiyasa didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Berau AKP Ardian Rahayu Priatna mengatakan pengungkapan ini berasal dari adanya laporan dari PT Telkomsel bahwa telah mengalami kehilangan di tower Maluang, dengan laporan polisi nomor LB/94/IX/2023/SPKT/POLRES BERAU/POLDA KALIMANTAN TIMUR.
''Empat orang tersebut, di antaranya berinisial AGM (24), SE (22), RR (23) dan SN (26). Semuanya orang Berau," ungkap Kompol Rangga Abhiyasa, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (26/09/2023).
Adapun kronologis penangkapan pencuri aki tower Telkomsel itu bermula saat tim Mogen (Beck Up Tower) melakukan pengecekan ke tower Telkomsel yang berada di Merancang Ilir dan pada saat dilakukan pengecekan tersebut, ternyata PT Telkomsel kehilangan baterai ZTE Lhitium 100Ah sebanyak 3 unit.
''Adanya kehilangan tersebut, tim Morgen langsung melapor kepada saudara S (pelapor) dari pihak PT Telkomsel,'' ujarnya.
Selanjutnya, tim Morgen kembali melakukan pengecekan di tower yang berada di Jalan Mutiara. Pada saat dilakukan pengecekan, ternyata menurut wakar (penjaga tower) saudara M memberitahukan bahwa sebelumnya ada orang dengan menggunakan satu unti mobil Toyota Avanza melakukan pengecekan ke tower yang di maksud.
''Setelah tim Morgen menanyakan perihal ciri-ciri mobil yang dimaksud, ternyata sama dengan ciri-ciri mobil yang dipakai di lokasi Merancang (berdasarkan keterangan warga yang melihat). Setelah diketahui ada orang yang masuk, tim Morgen langsung melakukan pengecekan ke Tower dan ternyata benar, Baterai tipe Floating Maxlife 100Ah hilang,'' ujarnya.
''Atas kejadian tersebut, tim Morgen langsung melapor kembali kepada saudara S (pelapor) tadi. Dan setelah mendapat laporan itu, saudara S melaporkan keatasannya dan mendapat kuasa untuk melaporkan kejadian ke pihak kepolisian,'' tambahnya.
Lanjut Kompol Rangga Abhiyasa, ia menjelaskan, setelah laporan saudara S atau pihak PT Telkomsel masuk dan diterima, tim anggota Jatanras Satreskrim Polres Berau langsung melakukan penyelidikan.
Lalu, pada tanggal 6 September 2023, petugas kepolisian berhasil mengamankan empat orang yang diduga telah mengambil barang milik PT Telkomsel dengan total keseluruhan sebanyak 123 unit baterai/aki dengan 13 tempat kejadian perkara (TKP).
''Saat dilakukan interogasi, barang-barang hasil curian tersebut belum sempat dijual,'' jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pihak PT Telkomsel mengalami kerugian sebesar Rp 1.125.500.000 (Satu miliar seratus dua puluh lima juta lima ratus ribu rupiah).
Adapun ke empat tersangka tersebut dikenakan pasal 363 KUHPidana Jo. Pasal 65 KUHPidana dengan hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Kaltim Sudah Patenkan 3 Tiga Komoditas Perkebunan, 2026 Kejar Kopi Prangat
-
3 Mobil Kecil Bekas dari Daihatsu yang Keren dan Ekonomis buat Harian
-
4 Mobil Bekas 90 Jutaan untuk Efisiensi dan Kenyamanan Keluarga
-
Akses KUR BRI Terus Meluas, 18 dari 100 Rumah Tangga Tercatat Jadi Debitur
-
5 Mobil Kecil Bekas Hemat Perawatan, Irit BBM dengan Kabin Lapang