- Lima perusahaan bus di Samarinda menghentikan melayani rute perjalanan.
- Penghentian operasi kelima PO bus tersebut imbas penumpang yang sepi.
- Tidak seimbangnya biaya operasional dan pemasukan jadi alasan penghentian.
SuaraKaltim.id - Sebanyak lima perusahaan otobus (PO) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terpaksa menghentikan operasi sebagai imbas dari penumpang yang sepi akhir-akhir ini.
Kelima PO bus tersebut sebelumnya melayani perjalanan Samarinda - Bontang dan Samarinda - Sangatta.
"Sebanyak lima PO ini terdiri atas dua PO untuk trayek Kota Samarinda - Kota Bontang dan tiga PO lagi merupakan bus untuk jurusan Samarinda - Sangatta di Kabupaten Kutai Timur," ujar Koordinator Terminal Lempake Samarinda Suharyanto dikutip dari Antara, Rabu (18/3/2026).
Rinciannya adalah untuk rute Samarinda - Bontang yang tidak beroperasi adalah Bus Gelora dan Damri. Kemudian untuk trayek Samarinda - Sangatta adalah Bus Suma Karya, Damri, dan Bus Tujuh Saudara.
Ia menyebutkan sejumlah PO tersebut sebenarnya masih memiliki izin trayek rute Samarinda - Bontang dan rute Samarinda - Sangatta pergi-pulang (PP), namun karena jumlah penumpang yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, maka mereka tidak lagi beroperasi.
"Beberapa tahun lalu juga ada PO Tujuh Bersaudara yang beroperasi di sini, kemudian tidak mau beroperasi karena jumlah penumpang yang terus merosot.
Bahkan kini PO Tujuh Bersaudara dilebur jadi satu dengan Jahe Raya karena satu pemilik, sehingga kini menjadi PO Putra Jahe," kata Suharyanto.
Ia menyatakan bahwa izin trayek bus dikeluarkan 5 tahun sekali, sehingga perpanjangan izin tersebut dilakukan PO saat pergerakan penumpang masih ramai, namun karena dalam beberapa tahun terakhir terus menurun dan berdampak pada tidak seimbangnya antara biaya operasional dengan pemasukan, maka mereka menghentikan operasi.
Berdasarkan izin trayek bus antarkota dalam provinsi di Terminal Lempake Samarinda untuk trayek Samarinda - Bontang, tinggal terdapat tiga PO yang masih aktif, yakni PO Bone Indah Jaya, Arafat Jaya, dan PO Sapu Lidi.
Kemudian untuk trayek Samarinda - Sangatta terdapat empat PO yang masih aktif, yakni PO Putra Jahe, Bone Indah Jaya, Arafat Jaya, dan PO Setia Mas.
"Dulu saat masih ramai penumpang, jumlah bus baik tujuan Bontang maupun tujuan Sangatta, masing-masing trayek setidaknya terdapat 35 bus dengan jumlah penumpang di atas 20 orang per bus," katanya.
Tetapi sekarang jumlah penumpang terus menurun akibat banyak yang beralih ke mobil pribadi.
Bahkan di musim mudik Idul Fitri ini pun hanya di hari tertentu saja yang ramai, sedangkan di hari biasa, jumlah keberangkatan di kisaran dua atau tiga per trayek dengan jumlah penumpang paling tinggi 20 orang per bus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Pemprov Kaltim Temukan Pemalsuan Data Pendaftar Beasiswa Gratispol
-
Dugaan Child Grooming di SMK Samarinda Disorot DPRD dan Aktivis Perlindungan Anak
-
Ananda Emira Moeis Akhirnya Buka Suara Usai Jadi Omongan di Medsos
-
Harga Sawit Kaltim Melonjak, Disebut Berkat Perbaikan Kualitas
-
BRI Tegaskan Kepedulian Negeri dengan Santunan Ribuan Anak di Seluruh Indonesia