SuaraKaltim.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Timur (DPRD KUTIM) Novel Tyty Paembonan meminta Bupati Ardiansyah Sulaiman selaku kepala daerah dapat mendistribusikan anggaran APBD dengan adil. Khususnya, di setiap kecamatan, mengingat kabupaten Kutim terdiri dari beberapa kecamatan.
Dalam penilaiannya, ia mengaku senang dengan peningkatan anggaran selama dua tahun terakhir. Namun, ia juga menekankan pentingnya memastikan anggaran benar-benar memenuhi kepentingan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah melalui TAPD (Badan Anggaran Pemerintah Daerah) dan DPRD melalui pembahasan anggaran benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat,” kata Novel, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (08/11/2023).
Ia juga menekankan, peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam di Kutim untuk merumuskan kebijakan anggaran. Hal itu sesuai dengan harapan masyarakat.
Lebih lanjut dijelaskannya, anggaran yang besar harus dikelola secara serius dan langsung untuk memenuhi kepentingan masyarakat.
"Kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas," katanya.
Selain itu, ia juga meminta pembangunan infrastuktur yang dijalankan, benar-benar yang priotas. Sehingga dampaknya pembangunan langsung menyentuh masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru