SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun di Balikpapan, mendeteksi sebanyak 22 titik panas tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang Selasa (19/12/2023) kemarin. Sehingga pihak terkait diimbau melakukan penanganan.
Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Diyan Novrida.
"Sebanyak 22 titik panas ini terdeteksi Selasa kemarin mulai pukul 01.00- 24.00 Wita," ujarnya, disadur dari ANTARA, Rabu (20/12/2023).
Informasi sebaran titik panas ini langsung disampaikan kepada pihak terkait. Terutama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi, maupun kabupaten masing-masing. Tujuannya, agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat membantu mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Termasuk, tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan, karena daun dan ranting kering rawan menyebarkan kebakaran lebih luas.
Ia mengatakan saat ini sudah masuk musim hujan. Tetapi masih ada sejumlah kawasan yang tidak terjadi hujan dalam beberapa hari terakhir, sehingga hal ini menyebabkan daun dan ranting kering mudah terbakar.
"Sebanyak 22 titik panas ini tersebar di empat kabupaten yakni Paser 1, Kutai Timur 1, Kutai Kartanegara 3, dan Kabupaten Berau 17," katanya.
Rincian per kecamatan untuk 22 titik panas pada Selasa kemarin adalah di Kabupaten Paser berada di Kecamatan Batu Engau. Di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berada di Kecamatan Sangatta Utara.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang terdeteksi tiga titik berada di dua kecamatan yakni Tenggarong Seberang satu titik. Kemudian, dua titik di Kecamatan Kota Bangun.
Baca Juga: TKD Prabowo-Gibran Kaltim Mantapkan Langkah, Optimis Menang di Bontang
"Di Berau yang terdeteksi 17 titik panas, tersebar di enam kecamatan yakni Gunung Tabur (3), Pulau Derawan (3), Sambaliung (6), Segah (2), Tabalar (1), Tanjung Redeb (2) titik," sebutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa
-
Digeruduk Massa, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Janji Temui Pemerintah Pusat
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura